Perkembangan mikroarsitektur NetBurst
Perkembangan mikroarsitektur NetBurst pada Pentium 4.
Sejak pertama kali mikroarsitektur NetBurst diterapkan pada prosesor Willamate, secara bertahap teknologi ini terus dikembangkan dari waktu ke waktu. Mikroarsitektur NetBurst-pun mengalami revisi (perbaikan) sampai beberapa kali. Pada bulan Januari 2002, perusahaan Intel memproduksi prosesor Pentium 4 yang baru yang diberi nama sandi Northwood. Mikroarsitektur yang digunakan adalah mikroarsitektur NetBurst versi yang lebih baru dan memiliki fitur yang lebih bagus. Fitur-fitur tersebut antara lain:
- Cache memori yang lebih besar, yaitu 512 KB. Bandingkan dengan versi pendahulunya, yaitu Willamate yang memiliki cache memori hanya 256 KB.
- Prosesor diproduksi dengan menggunakan teknik/proses fabrikasi yang lebih kecil, yaitu 130 nm. Bandingkan dengan prosesor Willamate yang diproduksi dengan menggunakan teknik/proses fabrikasi 180 nm,
- Dan sebagian dari seri prosesor yang diproduksi dilengkapi teknologi Hyper-Threading.
Secara keseluruhan diperoleh prosesor Pentium 4 yang memiliki performa jauh lebih bagus dari versi pendahulunya.
Baca selebihnya »
Teknologi NetBurst
Teknologi NetBurst
Beberapa fitur penting yang perlu diketahui yang terkandung di dalam arsitektur NetBurst, antara lain:
a. Hyper Pipelined Technology
b. Rapid Execution Engine
c. Execution Trace Cache
Berikut ini disajikan uraian singkat masing-masing teknologi tersebut di atas yang menjadi fitur penting mikroarsitektur NetBurst:
a. Hyper Pipelined Technology
Hyper Pipelined Technology adalah istilah yang digunakan oleh perusahaan Intel untuk menyebutkan/mengatakan adanya 20 stage pipeline di dalam arsitektur prosesor Willamate, yang merupakan peningkatan jumlah stage pipeline yang mencolok jika dibandingankan dengan prosesor versi sebelumnya, yaitu Pentium 3 yang hanya memiliki 10 stage di dalam pipeline-nya. Bahkan, pada produk prosesor berikutnya, jumlah stage tersebut terus ditingkatkan. Misalnya, pada prosesor Prescott yang merupakan versi prosesor Pentium 4 yang lebih baru, memiliki 31 stage pipeline.
Perlu diketahui bahwa semakin panjang pipeline berakibat menurunnya IPC (Instruction Per Cycle), yang dengan sendirinya dapat menurunkan performa kerja prosesor. Di sisi lain, peningkatan jumlah stage pipeline membuka peluang untuk upaya-upaya peningkatan kecepatan kerja (clock speed) prosesor. Sehingga secara teknis dapat dikatakan bahwa kerugian akbibat menurunnya IPC dapat ditutupi/diimbangi dengan keuntungan peningkatan kecepatan kerja prosesor.
| Pipeline yang panjang, tetapi jumlahnya sedikit memiliki IPC yang lebih rendah dibandingkan pipeline pendek tetapi jumlahnya banyak |
Mikroarsitektur Intel P6 dan NetBurst
Mikroarsitektur Intel P6 dan NetBurst
Mikroarsitektur Intel P6
Intel P6 adalah nama mikroarsitektur prosesor produksi Intel. Mikroarsitektur ini pertama kali diaplikasikan pada prosesor Pentium Pro, yang diperkenalkan pada bulan Nopember 1995, untuk menggantikan desain prosesor produk sebelumnya, yaitu P5 yang diaplikasikan pada prosesor Pentium versi pendahulunya. Prosesor Intel berbasis mikroarsitektur P6 termasuk golongan x86, merupakan generasi keenam dari prosesor golongan x86.
Selain diaplikasikan pada prosesor Pentium Pro, mikroarsitektur Intel P6 ini juga diterapkan pada prosesor-prosesor produk berikutnya, antara lain:
- Pentium II Pentium M
- Pentium II Xeon Intel Core
- Pentium III Celeron (varian Pentium II/III)
- Pentium III Xeon Celeron M (varian Banias dan Dothan)
Tiga generasi terakhir dari prosesor berbasis mikroarsitektur Intel P6 sejak Pentium Pro hingga Pentium III, dikenal luas memiliki konsumsi daya listrik yang rendah, serta memiliki instruksi per siklus (IPC: Instruction Per Cycle) yang relatif tinggi dengan performa yang tidak mengecewakan.
Mikroarsitektur NetBurst
Pada tahun 2000, perusahaan Intel memproduksi prosesor dengan desain baru, yaitu mikroarsitektur NetBurst yang dikenal pula dengan sebutan mikroarsitektur P68. Mikroarsitektur ini menggantikan mikroarsitektur Intel P6 yang pernah digunakan sebelumnya. Arsitektur NetBurst pertama kali dipakai pada prosesor Pentium 4 bernama sandi Willamate yang dirilis pada tahun 2000. Prosesor Willamate adalah prosesor varian pertama dari golongan Pentium 4. Pentium 4 sendiri adalah prosesor Intel generasi ke tujuh.
Mikroarsitektur NetBurst, akhirnya diaplikasikan pada semua varian Pentium 4, Pentium 4 HT (Pentium 4 Hyper-Threading), Pentium 4 Extreme Edition, Celeron D, Pentium D, dan Pentium Extreme Edition. Mikroarsitektur NetBurst juga diaplikasikan pada prosesor Celeron sejak tahun 2000 dan pada prosesor Xeon sejak tahun 2001 hingga 2006.











