Gpinkom Weblog

Forum Insan Komputer

PROSESOR AMD K7 (Versi Desktop)

Athlon adalah seri produk mikroprosesor untuk PC (Personal Computer) yang dibuat oleh perusahaan AMD, termasuk golongan prosesor x86 generasi ketujuh yang dibangun berdasarkan mikroarsitektur AMD K7. Prosesor-prosesor AMD yang termasuk dalam jajaran AMD K7 antara lain:

Prosesor versi desktop:

Athlon

Athlon Cassic:

  • Argon (K7)
  • Pluto (K75)
  • Orion (K75)

Thunderbird

Athlon XP

  • Palomino
  • Thoroughbred
  • Thorton
  • Barton

Athlon MP

  • Mustang
  • Palomino
  • Thoroughbred
  • Thoroughbred B
  • Barton

Duron

Sempron

Prosesor versi mobile:

  • Mobile Athlon 4
  • Mobile Athlon XP
  • Mobile Duron
  • Mobile Sempron

1. AMD Athlon

Prosesor Athlon yang diproduksi oleh AMD antara lain prosesor Athlon dengan corenamed Argon, Pluto/Orion, dan Thunderbird. Prosesor Argon dan Pluto/Orion, sering disebut dengan istilah Athlon Classic. Prosesor Argon diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 250 nm, sedangkan prosesor Pluto/Orion diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 180 nm.

Prosesor Athlon Classic ini dirilis pertama kali ke pasaran pada tahun 1999 untuk menggantikan produk prosesor sebelumnya, yaitu AMD K6 yang dulu didesain oleh NexGen Corporation. Desain prosesor Athlon Classic ini benar-benar baru dan berbeda dengan AMD K6. Bila AMD K6 masih menggunakan dudukan prosesor tipe soket 7, maka prosesor Athlon Classic menggunakan dudukan prosesor tipe slot A (575 pin BGA – 242 pin SEC) yang wujudnya mirip dengan slot 1 (242-pin SECC) milik prosesor Pentium II atau Pentium III buatan Intel yang telah beredar lebih dahulu di pasaran. Slot A dan slot 1 ini tidak saling kompatibel karena penempatan posisi pin-nya berbeda. Prosesor Athlon juga dikemas dalam desain cartridge yang mirip dengan desain cartridge milik Intel Pentium II atau pentium III.

Prosesor Athlon Classic memiliki L1 Cache sebesar 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk data cache dan 64 KB untuk instruction cache. Kapasitas L1 cache sebesar 128 KB ini menjadikan Athlon Classic memegang rekor baru, yaitu prosesor pertama dari golongan x86 yang memiliki L1 Cache paling besar.


Prosesor Athlon Classic memiliki L2 Cache 512 KB, dan FSB 200 MT/s (100 MHz, double pump). L2 Cache tersebut merupakan L2 Cache eksternal, artinya L2 Cache tadi tidak berada di dalam chip prosesor tetapi diletakkan pada cartridge di dekat chip prosesor. Kecepatan L2 Cache tidak sama dengan kecepatan prosesornya. Kecepatan L2 Cache tersebut 50%, 40%, atau 30% dari kecepatan prosesornya.

Semua prosesor Athlon Classic memiliki fitur teknologi MMX dan 3Dnow! Instruksi 3Dnow! yang dimasikkan ke dalam prosesor Athlon Classic telah diperbaiki dan diperluas dengan 24 instruksi tambahan untuk meningkatkan kalkulasi aritmatika integer. Teknologi 3Dnow! Berfungsi untuk menjalankan aplikasi 3D berkecepatan tinggi. Kinerja Athlon Classic ini diketahui jauh lebih baik dibandingkan prosesor pendahulunya, yaitu AMD K6.

Arsitektur AMD Athlon mirip dengan DEC (Digital Equipment Corporation) Alpha 21164 dan 21264. AMD Athlon menggunakan bus DEC EV6. Beberapa desain yang diambil dari DEC EV6 antara lain tiga integer pipeline 10-stage, dan tiga floating point pipeline 9 stage, ditambah tiga address generator yang beroperasi secara independen dengan unit eksekusi lainnya. Arsitektur sistem bus AMD Athlon diberi nama S2K, merupakan turunan langsung dari sistem bus prosesor DEC EV6. Arsitektur sistem bus ini menggunakan teknologi double data rate (DDR). Artinya, jika FSB Athlon sebesar 100 MHz, maka FSB tersebut sebenarnya mampu menstransfer data sebesar dua kali lipatnya, yaitu 200 MT/s, setara dengan FSB 200 MHz single data rate (SDR).

Sementara itu, Pentium III produksi Intel masih menggunakan sistem bus SDR (single data rate), jika FSB prosesor Intel 100 MHz maka FSB tersebut mampu menstransfer 100 MT/s. Dengan demikian, dalam hal teknologi FSB, Athlon lebih unggul dibandingkan Pentium III (bukan berarti secara keseluruhan Athlon lebih bagus daripada Pentium III).

Prosesor AMD Athlon dapat dijadikan untuk sistem multiprosesor. Dengan dukungan chipset AMD 750MP (iron gate) dan AMD 760MPX, dapat dibangun sebuah komputer yang memiliki dua prosesor AMD Athlon. Oleh karena itu AMD merilis dua jenis prosesor Athlon, yaitu:

  • Single prosesor, yang kemudian diberi nama AMD Athlon, dan
  • Multi-prosesor yang diberi nama AMD Athlon Profesional.

Jelas di sini, keduanya memiliki teknologi yang sama, perbedaannya terletak pada dukung multi-prosesor itu saja.

1.1 AMD Athlon corenamed Argon

Prosesor AMD Athlon corenamed Argon sering disebut dengan nama singkat K7 Argon. Prosesor ini diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 250 nm. Chip silikon K7 Argon berukuran 184 mm2 yang mengandung 22 juta transistor. Menggunakan dudukan prosesor tipe slot A (EV6).

Prosesor K7 Argon yang telah diproduksi berkecepatan (clock speed) 500 MHz hingga 700 MHz.

Tabel 12. Daftar prosesor Athlon corenamed Argon

1.2 AMD Athlon corenamed Pluto

Prosesor ini disebut pula dengan nama singkat K75 Pluto. Prosesor ini diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 180 nm (lebih kecil dibandingkan prosesor K7 Argon). Chip silikon K75 Pluto berukuran 102 mm2 yang mengandung 22 juta transistor. Menggunakan dudukan prosesor tipe slot A (EV6).

Prosesor K75 Pluto yang telah diproduksi berkecepatan (clock speed) 550 MHz hingga 950 MHz. Prosesor ini diproduksi dan dirilis beberapa bulan kemudian setelah prosesor K7 Argon.

Tabel 13. Daftar prosesor Athlon corenamed Pluto

1.3 AMD Athlon corenamed Orion

AMD Athlon corenamed Orion disebut pula dengan nama K75 Orion. Prosesor ini diproduksi dengan teknologi manufaktur yang sama dengan prosesor K75 Pluto, yaitu 180 nm. Chip silikon K75 Orion berukuran 102 mm2 yang mengandung 22 juta transistor. Menggunakan dudukan prosesor tipe slot A (EV6).

Prosesor K75 Orion membutuhkan voltase dan daya yang lebih besar dibandingkan kedua prosesor pendahulunya. Voltase yang dibutuhkan adalah 1.8 Volt dengan daya 65 Watt.

1.4 AMD Athlon corenamed Thunderbird

Generasi kedua prosesor Athlon setelah Athlon Classic adalah AMD Athlon bernama sandi Thunderbird. Prosesor ini ada yang dikemas menggunakan dudukan prosesor tipe slot A, ada pula yang menggunakan tipe soket A. Keduanya diproduksi menggunakan teknologi manufaktur yang sama, yaitu 180 nm, ukuran chip silikon sebesar120 mm2 yang mengandung 37 juta transistor. Keduanya sering disebut dengan nama AMD K7 Thunderbird.

Prosesor ini memiliki L1 Cache 128 KB dan L2 Cache 256 KB. Kecepatan L2 Cache sama dengan kecepatan prosesornya. Hal ini yang membedakan prosesor AMD K7 Thunderbird dengan prosesor Athlon pendahulunya yang memiliki L2 Cache lebih besar, yaitu 512 KB namun berjalan dengan kecepatan 50% hingga 30% dari kecepatan prosesornya.

VCore prosesor AMD K7 Thunderbird sebesar 1.7 Volt hingga 1.75 Volt, baik versi yang menggunakan slot A maupun Soket A. Keduanya juga didukung teknologi MMX dan 3DNow!

Perbedaan kedua versi prosesor ini (AMD K7 Thunderbird tipe slot A dan soket A) selain terlihat dari bentuk kemasannya juga terlihat dari temperatur maksimalnya. Prosesor versi slot A, temperatur maksimalnya 70 0C, sedangkan versi soket A, temperatur maksimalnya berkisar 90 0C hingga 95 0C.

1.4.1 AMD Athlon corenamed Thunderbird (slot A)

Prosesor AMD K7 Thunderbird versi ini masih menggunakan dudukan prosesor yang sama dengan prosesor sebelumnya, yaitu slot A. Memiliki FSB sebesar 200 MT/s (100 MHz double pumped). Prosesor yang telah dirilis ke pasaran berkecepatan 650 hingga 1000 MHz. Dirilis pertama kali pada tanggal 5 Juni 2000

1.4.2 AMD Athlon corenamed Thunderbird (soket A)

Prosesor AMD K7 Thunderbird versi ini (soket A) berbeda dengan versi sebelumnya (slot A). Prosesor AMD K7 Thunderbird soket A tidak dikemas dalam cartridge. Prosesor ini memiliki 462 pin, 9 pin diantaranya tertutup (tidak ada), sehingga secara nyata hanya memiliki 453 pin. Inilah kekhususan dan tipe soket A (462 Pin CPGA).

Terdapat dua model prosesor AMD K7 Thunderbird soket A yang diproduksi oleh AMD, yaitu model B yang memiliki FSB 200 MHz (100 MHz, double pumped) dan model C yang memiliki FSB 266 MHz (133 MHz, double pumped).

2. AMD Athlon XP

Tahun 2001, perusahaan AMD merilis prosesor baru yang masih termasuk jajaran prosesor AMD K7, yaitu AMD Athlon XP. Prosesor ini dilengkapi fitur MMX, 3DNow!, dan SSE (Streaming SIMD Extentions atau lengkapnya StreamingSingle Instruction, Multiple Data’ Extensions). Fitur SSE ini adalah tambahan fitur baru. Pada prosesor sebelumnya, fitur tersebut tidak ada. Seluruh prosesornya menggunakan soket A (EV6) yang memiliki 462 pin OPGA.. Front Side Bus yang dimiliki juga semakin besar, yakni 266 MT/s (133 MHz double pumped), 333 MT/s (166 MHz, double pumped), atau 400 MT/s (200 MHz, double pumped), tergantung variannya.

Prosesor Athlon XP memiliki L1 Cache sebesar 128 (64 KB untuk cache data dan 64 KB cache intuk cache instruksi), sama seperti prosesor pendahulunya. Sedangkan L2 Cache-nya bervariasi, ada yang 256 KB, ada pula yang 512 KB. L2 Cache ini berkecepatan penuh (full core speed), maksudnya mempunyai kecepatan yang sama dengan kecepatan prosesornya.

Terdapat empat varian Athlon XP yang diproduksi oleh AMD yang penting untuk diketahui, yaitu Palomino, Thoroughbred, Thorton, dan Barton.

2.1 AMD Athlon XP corenamed Palomino

Prosesor AMD K7 Palomino diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 180 nm, dengan ukuran (luas) chip silikon 130 mm2 yang mengandung ekivalen 37.5 juta transistor. Memiliki L2 Cache 256 KB dengan FSB 266 MT/s (133 MHz, double pumped). Diproduksi dengan clock rate berkisar 1333 MHz hingga 1733 MHz. Dirilis pertama kali pada tahun 2001.

Daftar prosesor yang telah diproduksi oleh perusahaan AMD disajikan pada tabel berikut:

2.2 AMD Athlon XP corenamed Thoroughbred

Prosesor Athlon XP Thoroughbred diproduksi kemudian setelah Athlon XP Palomino. Pertama kali di keluarkan pada tanggal 10 Juni 2002. Prosesor ini memiliki VCore yang lebih rendah dibandingkan Palomino. VCore prosesor Athlon XP Thoroughbred berkisar 1.5 Volt hingga 1.65 Volt. Sebagian model prosesornya ada yang masih menggunakan FSB yang sama dengan prosesor Palomino, yaitu 266 MT/s (133 MHz, double pumped), sebagian yang lain menggunakan FSB yang lebih tinggi, yaitu 333 MT/s (166 MHz, double pumped).

Prosesor AMD K7 Thoroughbred diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, dengan ukuran (luas) chip silikon 85 mm2 yang mengandung ekivalen 37.2 juta transistor. Namun, sebagian prosesornya memiliki luasan chip silikon yang lebih sempit, yaitu 81 mm2 dengan kandungan ekivalen transistor yang sama, yaitu 37.2 juta transistor. Memiliki L2 Cache 256 KB. Diproduksi dengan clock rate berkisar 1400 MHz hingga 2250 MHz.

Daftar prosesor Athlon XP Thoroughbred yang telah diproduksi dan beredar di pasaran pada saat itu, dapat dilihat pada tabel:

2.3 AMD Athlon XP corenamed Thorton

Prosesor Athlon XP Thorton diproduksi kemudian setelah Athlon XP Thoroughbred. Pertama kali di keluarkan pada bulan September 2003. Prosesor ini memiliki L2 Cache 256 KB berkecepatan sama dengan kecepatan prosesornya, dan VCore yang tidak berbeda jauh (bahkan mirip) dengan prosesor pendahulunya, yaitu Thoroughbred, yaitu berkisar 1.5 Volt hingga 1.65 Volt. Namun, dalam hal besarnya FSB yang digunakan, sedikit berbeda dengan pendahulunya. Selain memproduksi prosesor yang ber-FSB 266 MT/s dan 333 MT/s, AMD juga memproduksi prosesor yang ber-FSB 400 MT/s (200 MT/s, double pumped).

Prosesor AMD K7 Thorton diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, dengan ukuran (luas) chip silikon 101 mm2 yang mengandung ekivalen 54.3 juta transistor. Diproduksi dengan clock rate berkisar 1666 MHz hingga 2200 MHz.

2.4 AMD Athlon XP corenamed Barton

Prosesor Athlon XP (Barton) pertama kali dikeluarkan ke pasaran pada tanggal 10 Februari 2003, beberapa bulan sebelum prosesor Athlon XP (Thorton). Beberapa fitur prosesor Barton mirip dengan Thorton, misalnya diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, luasan core 101 mm2, mengandung (ekivalen dengan) 54.3 juta transistor, dibangun dengan kisaran FSB 266 MT/s (133 MHz, double pumped), 333 MT/s (166 MHz, double pumped), dan 400 MT/s (200 MHz, double pumped). Clock speed prosesor berkisar 1833 MHz hingga 2333 MHz. VCore prosesor Barton 1.65 Volt, juga tak jauh berbeda dengan prosesor Thorton.

Perbedaan mencolok terletak pada besarnya L2 Cache. Prosesor Barton memiliki L2 Cache 512 KB, dua kali lebih besar dibandingkan prosesor Thorton yang memiliki L2 Cache sebesar 216 KB. L2 Cache tersebut berkecepatan penuh, artinya berkecepatan sama dengan prosesornya.

Daftar prosesor Athlon XP (Barton) yang diproduksi dan diedarkan oleh AMD dapat dilihat pada tabel berikut:

About these ads

Juli 26, 2008 - Posted by | AMD | , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: