Gpinkom Weblog

Forum Insan Komputer

Kesulitan pengembangan mikroarsitektur NetBurst

Kesulitan pengembangan mikroarsitektur NetBurst

Walaupun arsitektur NetBurst menghasilkan banyak peningkatan teknologi, arsitektur ini sulit untuk dikembangkan lebih jauh, karena banyak faktor pokok yang membatasinya. Misalnya, dengan menggunakan arsitektur ini memang memungkinkan untuk meningkatkan kecepatan kerja (clock speed) prosesor sampai 10 GHz, tetapi menimbulkan masalah baru dengan resiko tinggi, yaitu kebocoran energi dan panas prosesor sulit diantisipasi, di luar batas toleransi. Seperti telah disinggung pada bahasan sebelumnya, setiap peningkatan clock speed, mengakibatkan peningkatan konsumsi daya listrik dan akan menghasilkan panas yang lebih tinggi.

Karena banyaknya faktor penghalang/pembatas, dan kesulitan dalam pengembangannya, Intel memutuskan untuk meninggalkan mikroarsitektur NetBurst dan mengembangkan mikroarsitektur baru yang kemudian diperkenalkan dengan nama mikroarsitektur Intel Core. Mikroarsitektur baru tersebut hasil inspirasi dan pengembangan dari mikroarsitektur P6 yang telah diaplikasikan pada Pentium Pro hingga Pentium 3, serta versi yang lebih maju yang diterapkan pada Pentium M.

Mikroarsitektur Intel Core diperkenalkan pada bulan Juli 2006. Teknologi yang terkandung pada mikroarsitektur Intel Core, lebih banyak diadopsi dari mikroarsitektur P6 dibandingkan adopsi dari mikroarsitektur NetBurst. Prosesor Intel Core 2 bernama sandi Conroe adalah prosesor berarsitektur Intel Core pengganti prosesor Presler yang berarsitektur NetBurst. Kiranya boleh disimpulkan bahwa mikroarsitektur Intel Core adalah hibrid dari mikroarsitektur P6 dengan mikroarsitektur NetBurst.

Penggunaan kembali mikroarsitektur Intel P6

Akhirnya, mikroarsitektur NetBurst ditinggalkan dan mendesain kembali mikroarsitektur baru untuk mendapatkan prosesor mobile yang cocok untuk segmen pasar. Ternyata, Intel menggunakan mikroarsitektur P6 yang lama, tetapi desainnya telah diperbarui. Hasilnya adalah sebuah hibrid, desain P6 yang lebih modern yang disebut Pentium M. Gambaran desain baru pada prosesor Pentium M, antara lain:

· Penggunaan soket 479, secara elektris sama dengan soket 478, namun kedua soket tersebut tidak saling kompatibel.

· FSB yang lebih cepat. Pada prosesor Pentium M core Banias, Intel mengadopsi bus NetBurst, yaitu 400 MHz. Sedangan pada prosesor Pentium M core Dothan, FSB-nya lebih cepat, yaitu 533 MHz.

· L2 Cache lebih besar, yaitu 1 MB untuk Pentium M core Banias dan 2 MB untuk Pentium M core Dothan.

· Dilengkapi dukungan teknologi Streaming “Single Instruction, Multiple Data” Extentions 2 (SSE2) dan Enhanced Speed Step III (EIST)

Selama beberapa tahun, prosesor Pentium M dikenal sebagai prosesor notebook yang efisien terhadap konsumsi daya listrik. Pada kondisi ‘load’ maksimum, prosesor ini mengkonsumsi daya 30 Watt, sedangkan pada kondisi ‘Idle’ (menganggur) mengkonsumsi daya hanya 4 Watt hingga 5 Watt.

Mikrorsitektur P6 yang diaplikasikan pada prosesor Pentium M terus dikembangkan dan diperbaiki. Hasil pengembangan mikroarsitektur P6 ini diaplikasikan ke produk prosesor yang lebih baru, yaitu Intel Core. Prosesor Intel Core versi awal, diberi nama resmi Core solo dengan nama sandi Yonah, diluncurkan pertama kali pada bulan Januari 2006. Prosesor ini merupakan prosesor versi single core atau core tunggal (sebenarnya core-nya Duo, namun satu core di-disable). Untuk versi dual core-nya dijual dengan nama resmi core Duo.

Boleh dikatakan perbaikan-perbaikan mikroarsitektur P6 yang digunakan pada prosesor Intel core ini, adalah perbaikan untuk menutupi kelemahan-kelemahan mikroarsitektur sebelumnya yang digunakan pada prosesor Pentium M. Perbaikan-perbaikan yang paling menonjol, berupa penambahan fitur baru ke dalam mikroarsitektur P6, yaitu dimasukkannya teknologi SSE3 (Streaming “Single Instruction, Multiple Data” Extentions 3) dan teknologi dual core dengan L2 Cache yang bersifat’share’.

Prosesor Intel dan basis mikroarsitekturnya

Prosesor

Mikroarsitektur

Pentium

Intel P5

Pentium Pro hingga Pentium 3

Intel P6

Pentium 4, Pentium D, Pentium Extreme Edition

NetBurst

Pentium M

Intel P6 Revisi

Pentium Dual Core, Intel Core, Intel Core 2

Intel Core

Juni 12, 2008 - Posted by | artikel, Intel |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: