Gpinkom Weblog

Forum Insan Komputer

PROSESOR DESKTOP AMD KELAS ‘LOW END’

Selain memproduksi prosesor desktop kelas hig end, perusahaan AMD juga memproduksi prosesor desktop kelas low end yang harganya lebih murah dibandingkan kelas high end. Oleh karena itu, prosesor kelas low end seringkali disebut dengan istilah prosesor kelas ekonomi atau prosesor berharga murah. Tentu saja performa prosesor kelas low end tidak akan dapat menyamai performa prosesor kelas high end yang setara.
Prosesor desktop kelas low end yang diproduksi oleh AMD adalah Duron yang dikenal dengan nama lengkap AMD Duron dan Sempron yang dikenal dengan nama lengkap AMD Sempron.
Di sisi lain, perusahaan Intel yang merupakan pesaing AMD, juga memproduksi prosesor desktop kelas low end, yaitu Celeron dan Celeron D. Di pasar prosesor desktop kelas low end, produk kedua perusahaan tersebut bersaing ketat dari waktu ke waktu.

1.AMD (K7) DURON
AMD Duron adalah nama salah satu seri prosesor golongan x86 buatan AMD yang dibangun berdasar mikroarsitektur AMD K7. Prosesor ini dijual dengan harga yang murah, bersaing di pasaran prosesor desktop dan mobile di kelas low end. Perusahaan Intel (pesaing AMD) juga memproduksi prosesor yang harganya ekonomis dan bersaing di kelas low end, yaitu Intel Celeron.
AMD Duron dirilis pertama kali pada tanggal 19 Juni 2000. Kurang lebih empat tahun kemudian, yaitu pada tahun 2004, prosesor ini tidak diproduksi lagi (discontinued), posisinya digantikan oleh prosesor baru buatan AMD yang diberi nama Sempron. Prosesor AMD Sempron ini juga bersaing di kelas low end.

Varian-varian prosesor AMD Duron antara lain:
Prosesor desktop, meliputi:

  • AMD Duron Spitfire
  • AMD Duron Morgan
  • AMD Duron Applebred

Prosesor mobile, meliputi:

  • Mobile Duron Spitfire
  • Mobile Duron Camaro

Seluruh varian prosesor AMD Duron versi desktop dirancang menggunakan soket A (EV6). Prosesor ini mempunyai pin-pin yang kompatibel dengan prosesor Athlon (prosesor kelas high end), sehingga motherboard yang biasa digunakan oleh prosesor Athlon, kebanyakan juga cocok digunakan untuk prosesor AMD Duron (pada tipe pin yang sama). Pada awalnya, prosesor AMD Duron (versi desktop) didesain bekerja pada bus 100 MHz (FSB 200), misalnya AMD Duron Spitfire dan Morgan, namun, akhirnya diproduksi pula AMD Duron yang bekerja pada bus 133 MHz (FSB266), yaitu AMD Duron Applebred.
Prosesor AMD Duron sebenarnya menggunakan DDR (Double Data Rate) Front Side Bus. Artinya, proses transfer data yang berlangsung melalui bus terjadi dua kali lebih cepat dari clock rate bus dasarnya. Jika prosesor tersebut bekerja pada bus 100 MHz, maka kecepatan transfer data yang sebenarnya adalah 200 MHz (2 x 100 MHz). Pada bahasan berikut ini, FSB yang dituliskan adalah FSB yang sebenarnya. Apabila dituliskan FSB prosesor 200 MHz, maka secara fisik, bus dasarnya adalah 100 MHz.

1.1.AMD Duron nama core Spitfire (Model 3)


Varian prosesor AMD Duron yang pertama kali diproduksi adalah AMD Duron nama core Spitfire yang diproduksi pada tahun 2000 hingga tahun 2001 dengan kisaran kecepatan (clock rate) 600 MHz sampai 950 MHz. Prosesor Spitfire dibangun menggunakan basis desain prosesor Athlon core Thunderbird yang masih memakai teknologi manufaktur 180 nm. Luasan chip silikon-nya 100 mm2 yang mengandung 25 juta transistor.
Prosesor ini memiliki 462 pin CPGA, L1 Cache sebesar 128 KB (64 KB untuk cache data + 64 KB untuk cache instruksi), L2 Cache sebesar 64 KB full speed yang berkecepatan sama dengan kecepatan prosesornya, FSB 200 MHz, VCore 1,5 Volt hingga 1,6 Volt dengan TDP 21,1 Watt hingga 41,5 Watt. Fitur teknologi yang disertakan adalah MMX, Extended MMX, 3DNow!, dan Extended 3DNow!. Pertama kali dirilis pada tanggal 19 Juni 2000.

1.2.AMD Duron nama core Morgan (Model 7)

Prosesor AMD Duron generasi kedua yang diproduksi AMD, diberi nama core Morgan yang dibangun menggunakan basis desain prosesor Athlon XP core Palomino yang juga masih memakai teknologi manufaktur 180 nm. Prosesor ini memiliki 472 pin OPGA (Organic Pin Grid Array), luasan chip silikon 106 mm2 yang mengandung 25,2 juta transistor, dilengkapi L1 Cache sebesar 128 KB (64 KB untuk cache data + 64 KB untuk cache instruksi), L2 Cache sebesar 64 KB full speed yang berkecepatan sama dengan kecepatan prosesornya, FSB 200 MHz, VCore 1,75 Volt dengan TDP 42,7 Watt hingga 60 Watt.
Fitur teknologi yang disertakan adalah MMX, Extended MMX, 3DNow!, Extended 3DNow! dan SSE. Prosesor ini sedikit lebih maju dibandingkan pendahulunya karena adanya tambahan fitur baru, yaitu SSE yang pada prosesor versi sebelumnya (core Spitfire) fitur ini belum ada. Pertama kali dirilis pada tanggal 20 Agustus 2001.

1.3.AMD Duron nama core Applebred ( Model 8 )
Prosesor AMD Duron generasi ketiga yang diproduksi AMD, diberi nama core Applebred yang dibangun menggunakan basis desain prosesor Athlon XP core Thoroughbred yang memakai teknologi manufaktur lebih maju, yaitu 130 nm. Prosesor core Applebred ini kadang-kadang disebut juga dengan nama Appalbred. Prosesor ini memiliki 472 pin OPGA (Organic Pin Grid Array), luasan chip silikon 85 mm2 yang mengandung 37,2 juta transistor, dilengkapi L1 Cache sebesar 128 KB (64 KB untuk cache data + 64 KB untuk cache instruksi), L2 Cache sebesar 64 KB full speed yang berkecepatan sama dengan kecepatan prosesornya, FSB 266 MHz, VCore 1,50 Volt dengan TDP 57 Watt.

Fitur teknologi yang disertakan adalah MMX, Extended MMX, 3DNow!, Extended 3DNow! dan SSE. Prosesor ini lebih maju dibandingkan kedua prosesor Duron pendahulunya. Pertama kali dirilis pada tanggal 21 Agustus 2003.

1.4.AMD Duron vs AMD Athlon
Meskipun desain prosesor AMD Duron didasarkan pada mikroarsitektur AMD Athlon, namun, keduanya sangat berbeda.. AMD Duron adalah prosesor versi low end (versi ekonomis), sedangkan AMD Athlon adalah versi high end yang harganya pasti lebih mahal dibandingkan prosesor Duron. Berbagai fiturnya pun sangat berbeda. Salah satu contohnya, besar L2 Cache AMD Duron hanya 64 KB, sedangkan L2 Cache AMD Athlon 256 KB hingga 512 KB (empat sampai delapan kali lipatnya). Perbedaan yang mencolok semacam ini mengakibatkan performansi kedua prosesor sangat berbeda. L2 Cache AMD Duron sebesar 64 KB ini memang terlihat sangat kecil, bahkan jauh lebih kecil dibandingkan L2 Cache prosesor Celeron buatan Intel yang besarnya 128 KB. Walaupun demikian, diberitakan bahwa AMD Duron Spitfire lebih lambat kira-kira hanya 10% dibandingkan AMD Athlon Thunderbird.

2.AMD Sempron

Istilah Sempron berasal dari bahasa latin semper yang artinya ‘selalu, senantiasa atau setiap hari’. Kata atau istilah Sempron ini digunakan oleh AMD untuk memberi ‘nama dagang’ salah satu seri prosesor buatannya yang menggambarkan bahwa Sempron adalah prosesor yang tepat untuk digunakan dalam kegiatan komputasi setiap hari.
Prosesor Sempron termasuk prosesor golongan x86, diproduksi untuk menggantikan kedudukan prosesor pendahulunya, yaitu Duron. Keduanya bersaing di pasar prosesor versi desktop maupun mobile kelas low end. Prosesor Sempron yang diproduksi mulai tahun 2004, bersaing dengan prosesor Celeron D buatan Intel.
Semula, prosesor Sempron diproduksi menggunakan mikroarsitektur AMD K7. Pada perkembangan selanjutnya, diproduksi menggunakan mikroarsitektur AMD K8. Dengan demikian varian prosesor Sempron cukup banyak dan dibangun dengan teknologi yang berbeda. Desain soket yang digunakan juga beragam. Varian prosesor Sempron antara lain:
Prosesor desktop, meliputi :
Mikroarsitektur AMD K7
o Thoroughbred-B
o Thorton
o Barton
Mikroarsitektur AMD K8
o Paris (CG)
o Palermo (Soket 754, E3, E6)
o Palermo (Soket 939, D0, E3, E6)
o Manila (F2)
o Manila (Energy Efficient Small Form Factor, F2)
o Sparta (Energy Efficien, G1, G2)
o Brisbane (Dual Core, G1, G2)

Prosesor mobile, meliputi:
Mikroarsitektur AMD K8
o Dublin (Desktop Replacement, CG)
o Dublin (Low Power, CG)
o Georgetown (Desktop Replacement, D0)
o Sonora (Low Power, D0)
o Albany (Desktop Replacement, E6)
o Roma (Low Power, E6)
o Keene (Low Power, F2)
o Sherman (Low Power, S1, G1)

Sekilas tentang prosesor Sempron
Prosesor Sempron versi awal berbasis pada arsitektur Athlon XP nama core Thoroughbred atau Thorton. Prosesor ini menggunakan interface soket A, dilengkapi L2 Cache 256 KB serta FSB 333 MHz. Aslinya, core Thoroughbred mempunyai L2 Cache sebesar 256 KB, sedangkan Thorton mempunyai L2 Cache 512 KB, namun separuhnya di-disable.
Selanjutnya, AMD memperkenalkan prosesor Sempron 3000 + yang berbasis pada core Barton dengan L2 Cache 512 KB. Prosesor Sempron yang menggunakan soket A identik dengan prosesor desktop Athlon XP. Selang beberapa waktu, AMD pun tidak lagi memproduksi prosesor Sempron yang menggunakan soket A.
Prosesor Sempron generasi kedua (nama core Paris dan Palermo) berbasis pada arsitektur Athlon 64 soket 754. Perbedaannya terletak pada besarnya L2 Cache dan tidak terdapatnya dukungan fitur AMD64 pada produk-produk awal prosesor Sempron. Besar L2 Cache prosesor Sempron generasi kedua adalah 128 KB atau 256 KB. Akhirnya, pada semester kedua tahun 2005, AMD memproduksi prosesor Sempron yang telah dilengkapi fitur AMD64. Banyak kalangan yang menyebutnya dengan nama Sempron 64 untuk membedakan Sempron produk baru dengan Sempron produk yang lama. Jelasnya, istilah atau sebutan Sempron 64 muncul dari orang-orang di luar AMD. AMD sendiri mulai intensif merilis prosesor Sempron yang telah dilengkapi fitur AMD64 ke pasaran. Karena pada saat pertama kali dirilis, pasar Sempron produk baru tersebut sangat menggembirakan.
Pada tahun berikutnya prosesor AMD terus dikembangkan. Tahun 2006 AMD mengumumkan dan merilis prosesor Sempron yang menggunakan soket AM2 dan soket S1. Secara fungsional, keduanya tidak berbeda dengan produk yang lalu. Hanya saja, prosesor bersoket AM2 dan S1 tersebut menggunakan dual channel DDR2 SDRAM memory controller untuk menggantikan versi sebelumnya yang masih menggunakan single channel DDR SDRAM.
Pada tahun 2006, AMD menjual prosesor Sempron bersoket 754 yang telah dilengkapi fitur Cool’n’Quiet sekaligus menjual prosesor Sempron bersoket AM2. Namun, pada pertengahan tahun 2007, AMD hanya menjual prosesor Sempron soket AM2 dan S1.

3.AMD (K7) Sempron
Prosesor Sempron yang didesain berdasar mikroarsitektur AMD K7, tergolong prosesor single core, dilengkapi fitur-fitur teknologi MMX, Enhanced 3DNow dan SSE. Seluruhnya diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 462 pin OPGA (Organic Pin Grid Array) dan dirancang menggunakan soket A, L1 Cache sebesar 128 KB (64 KB untuk cache data + 64 KB untuk cache instruksi). Besar L2 Cache, FSB, VCore bervariasi bergantung variannya.
3.1.Prosesor AMD Sempron nama core Thoroughbred-B

Prosesor ini dibangun dengan basis arsitektur AMD Athlon XP. Luasan core atau chip silikonnya 86 mm2 yang mengandung 37,2 juta transistor. Bekerja pada VCore (tegangan) 1,60 Volt dengan TDP 62 Watt. Besar L2 Cache 256 KB fullspeed (berkecepatan sama dengan kecepatan prosesornya), memiliki FSB sebesar 333 MHz.

Prosesor yang telah diproduksi, berkecepatan 1500 MHz hingga 2000 MHz. Dirilis pertama kali pada tanggal 28 Juli 2004.

3.2Prosesor AMD Sempron nama core Thorton

Mirip dengan prosesor Sempron Thoroughbred-B, prosesor ini juga dibangun dengan basis arsitektur AMD Athlon XP. Luasan core atau chip silikonnya 107 mm2 yang mengandung 54,3 juta transistor. Bekerja pada VCore (tegangan) 1,60 Volt dengan TDP 62 Watt. Besar L2 Cache 256 KB fullspeed (berkecepatan sama dengan kecepatan prosesornya), memiliki FSB sebesar 333 MHz.
Prosesor yang telah diproduksi, berkecepatan 1500 MHz hingga 2000 MHz. Dirilis pertama kali pada bulan Agustus 2004.

3.3.Prosesor AMD Sempron nama core Barton

Luasan core atau chip silikon prosesor Sempron Barton sama dengan Thorton, yaitu 107 mm2 yang mengandung 54,3 juta transistor. Bekerja pada VCore (tegangan) 1,60 Volt atau 1.65 Volt dengan TDP 62 Watt hingga 64 Watt. Besar L2 Cache 512 KB fullspeed (dua kali lebih besar dibandingkan L2 Cache kedua prosesor Sempron pendahulunya), memiliki FSB sebesar 333 MHz (untuk Sempron 3000+) dan 400 MHz (untuk Sempron 3300+).
Prosesor yang telah diproduksi, berkecepatan 2000 MHz hingga 2200 MHz. Dirilis pertama kali pada tanggal 17 September 2004.

4.AMD (K8) Sempron
Prosesor Sempron yang diproduksi menggunakan arsitektur AMD K8, sering disebut sebagai prosesor Sempron generasi kedua. Produk-produk awal prosesor Sempron, (misalnya prosesor bernama core Paris dan Palermo), dibangun berdasar arsitektur Athlon 64 soket 754. Sayangnya, pada prosesor produk-produk awal ini tidak disertakan fitur AMD 64 sebagaimana yang dimiliki oleh prosesor AMD Athlon 64. Fitur tersebut baru disertakan pada prosesor-prosesor produk berikutnya.
Varian-varian prosesor Sempron yang dibangun menggunakan mikroarsitektur AMD K8 telah dituliskan pada bahasan sebelumnya. Setiap prosesor Sempron single core mempunyai L1 Cache sebesar 128 KB (64 KB untuk cache data + 64 KB untuk cache instruksi). Sedangkan prosesor Sempron dual core, memiliki L1 ache 256 KB (2×128 KB). Berikut ini bahasan rinci tentang spesifikasi setiap varian prosesor tadi.
4.1 Prosesor single core
4.1.1 Prosesor AMD Sempron nama core Paris
Walaupun prosesor yang diberi nama core Paris ini sudah berbasis mikroarsitektur AMD K8, proses produksinya masih menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, sama seperti prosesor Sempron pendahulunya (Sempron berbasis mikroarsitektur AMD K7). Prosesor Sempron core Paris tergolong prosesor 32 bit. Kelebihannya, prosesor ini mempunyai 754 pin OµPGA yang dirancang menggunakan soket 754, didukung 800 MHz HyperTransport dan dilengkapi fitur teknologi yang lebih banyak, antara lain MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, NX bit. Luasan (die size) chip silikon 144 mm2 yang mengandung 68,5 juta transistor.

Prosesor yang memiliki kecepatan (clock rate) 1800 MHz ini bekerja pada tegangan (VCore) 1.40 Volt dengan TDP 62 Watt. Besar L2 Cache 128 KB atau 256 KB yang berjalan full speed (berkecepatan sama dengan kecepatan prosesornya). Pertama kali dirilis pada tanggal 28 Juli 2004.

4.1.2.Prosesor AMD Sempron nama core Palermo (D0, E3, E6)
Teknologi prosesor AMD Sempron Palermo lebih maju dibandingkan Sempron Paris. Walaupun sama-sama mempunyai 754 pin OµPGA yang dirancang menggunakan soket 754, dan didukung 800 MHz HyperTransport, tetapi dalam proses produksinya, prosesor AMD Sempron Palermo menggunakan teknologi manufaktur 90 nm. Sebagian model prosesornya tergolong prosesor 64 bit. Luasan chip silikonnya 84 mm2 yang mengandung 68,5 juta hingga 76 juta transistor. Selain dilengkapi fitur teknologi seperti MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, NX bit, sebagian model prosesornya juga dilengkapi fitur SSE3, AMD64, atau Cool’n’Quiet. Ketiga macam fitur tersebut belum ada pada prosesor AMD Sempron Paris.

Prosesor yang telah dirilis, berkecepatan 1400 MHz hingga 2000 MHz, besar L2 Cache 128 KB atau 256 KB full speed, VCore 1,40 Volt dengan TDP 62 Watt. Dirilis pertama kali pada bulan Agustus 2004.

Keterangan:
o Prosesor yang kode OPN-nya berakhiran huruf BO (stepping E3) dilengkapi fitur SSE3.
o Prosesor yang kode OPN-nya berakhiran huruf CV dilengkapi fitur AMD64.
o Prosesor yang kode OPN-nya berakhiran huruf BX (Stepping E6) dilengkapi fitur SSE3 dan AMD64.
o Prosesor model 3000+ atau yang lebih tinggi, dilengkapi fitur Cool’n’Quiet.
o Prosesor yang berkode OPN: SDA2800AIO3BA, SDA3100AIO3BA, SDA3300AIO2BA dan sebagian dari SDA2600AIO2BA, adalah prosesor Sempron 32 bit.

4.1.3 Prosesor AMD Sempron nama core Palermo (E3, E6)

Perbedaan yang mencolok antara AMD Sempron Palermo versi ini dengan pendahulunya, terletak pada jenis soket yang digunakan dan fitur SSE3 dan Cool’n’Quiet yang diterapkan pada seluruh model prosesornya. Prosesor Palermo versi ini diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 939 pins OµPGA yang dirancang menggunakan soket 939, luasan chip silikonnya 84 mm2 yang mengandung 76 juta transistor dan didukung 800 MHz HyperTransport. Fitur teknologi selengkapnya yang terkandung dalam prosesor antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, Cool’n’Quiet. Sebagian model prosesornya masih dilengkapi lagi dengan fitur AMD64 (merupakan implementasi dari x86-64).
Prosesor yang telah dirilis, berkecepatan 1800 MHz hingga 2000 MHz, besar L2 Cache 128 KB atau 256 KB full speed, VCore 1,35 Volt hingga 1,40 Volt dengan TDP 62 Watt. Dirilis pertama kali pada bulan Oktober 2005.

4.1.4 Prosesor AMD Sempron nama core Manila (F2)

Prosesor AMD Sempron Manila mempunyai 940 pin OµPGA yang dirancang menggunakan soket AM2, dan didukung 800 MHz HyperTransport, diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm. Luasan chip silikonnya 81 mm2 yang mengandung 103 juta transistor. Fitur teknologi yang disertakan pada prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64, sebagian model prosesornya juga dilengkapi fitur Cool’n’Quiet.
Prosesor yang telah dirilis, berkecepatan 1600 MHz hingga 2200 MHz, besar L2 Cache 128 KB atau 256 KB full speed, VCore 1,25 Volt hingga 1,40 Volt dengan TDP 62 Watt. Dirilis pertama kali pada tanggal 23 Mei 2006.

4.1.5 Prosesor AMD Sempron nama core Manila (Energy Efficient Small Form Factor, F2)
Prosesor AMD Sempron Manila versi ini tidak banyak berbeda dengan versi sebelumnya. Perbedaan yang mencolok hanya terlihat pada nilai VCore dan TDP yang lebih rendah, yaitu VCore 1,20 Volt hingga 125 Volt dengan TDP 35 Watt. Prosesor Manila versi ini lebih hemat terhadap penggunaan energi dibandingkan versi sebelumnya. Spesifikasi lainnya sama dengan prosesor Manila pendahulunya, yaitu mempunyai 940 pin OµPGA yang dirancang menggunakan soket AM2, didukung 800 MHz HyperTransport, diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm. Luasan chip silikonnya 81 mm2 yang mengandung 103 juta transistor. Fitur teknologi yang disertakan, juga sama, antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64, sebagian model prosesornya juga dilengkapi fitur Cool’n’Quiet.
Prosesor yang telah dirilis, berkecepatan 1600 MHz hingga 2200 MHz, besar L2 Cache 128 KB atau 256 KB full speed. Dirilis pertama kali pada tanggal 23 Mei 2006.

4.1.6 Prosesor AMD Sempron nama core Sparta (Energy Efficient,G1, G2)
Prosesor AMD Sempron Sparta dirancang menggunakan soket AM2, dan didukung 800 MHz HyperTransport, diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 65 nm. Seluruh model prosesornya dilengkapi fitur teknologi seperti MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 dan Cool’n’Quiet.

Prosesor yang telah dirilis sampai pertengahan bulan Mei 2008, berkecepatan 1900 MHz hingga 2300 MHz, besar L2 Cache 256 KB atau 512 KB full speed, VCore 1,20 Volt hingga 1,40 Volt dengan TDP 45 Watt. Dirilis pertama kali pada tanggal 20 Agustus 2007. Prosesor ini mengkonsumsi daya yang cukup rendah, sehingga digolongkan sebagai prosesor yang hemat energi. Dibandingkan dengan prosesor-prosesor Sempron pendahulunya, prosesor ini jauh lebih baik dalam performa atau kinerjanya.

4.2 Prosesor Dual core
4.2.1.Prosesor dual core AMD Sempron nama core Brisbane (G1, G2)
Prosesor Sempron core Brisbane merupakan prosesor dual core yang dibangun menggunakan teknologi manufaktur 65 nm, didesain menggunakan soket AM2, didukung 800 MHz HyperTransport. Prosesor ini sangat berbeda dengan prosesor Sempron versi sebelumnya yang seluruhnya merupakan prosesor single core. Dengan sendirinya prosesor Sempron Brisbane memiliki kinerja/performa yang lebih baik. Fitur-fitur yang terkandung di dalamnya, antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), dan Cool’n’Quiet.
Prosesor yang telah diluncurkan ke pasaran sampai pertengahan bulan Mei 2008, berkecepatan 1800 MHz hingga 2200 MHz, besar L1 Cache 256 KB (2×128 KB), L2 Cache 512 KB (2×256 KB) full speed, TDP 65 Watt. Dirilis pertama kali pada bulan Maret 2008.

Agustus 9, 2008 - Posted by | AMD | , , , , , , , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. artikelnya bagusssss………………bosss

    Komentar oleh thomas | September 6, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: