Gpinkom Weblog

Forum Insan Komputer

PROSESOR MOBILE AMD KELAS ‘HIGH END’

1. AMD K6
Seperti telah disinggung sebelumnya, terdapat lima kelompok prosesor mobile kelas high end berbasis mikroarsitektur AMD K6 yang telah diproduksi oleh AMD. Kelima kelompok tersebut adalah prosesor mobile AMD K6 nama core Little Foot, AMD K6-2-P (Mobile K6-2), mobile AMD K6-2+ nama core Chompers, mobile AMD K6-III-P, dan mobile AMD K6-III+ nama core Sharptooth.
1.1 Mobile AMD K6
Prosesor mobile AMD K6 diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 150 nm, memiliki luasan core 68 mm2 yang mengandung 8,8 juta transistor, L1 Cache sebesar 64 KB yang terdiri dari 32 KB untuk cache data dan 32 KB untuk cache instruksi. Prosesor ini menggunakan L2 Cache eksternal (tidak integrated di dalam prosesor). Seluruh prosesor didukung FSB 66 MHz, dilengkapi fitur teknologi MMX. Prosesor yang dipasarkan, berkecepatan 233 MHz hingga 300 MHz. Pertama kali dirilis pada bulan September 1998.
Sebagian prosesor yang diproduksi, didesain memiliki 321 pin CPGA, menggunakan soket 7, sebagian lainnya didesain memiliki 360 balls CBGA yang tersolder langsung ke mainboard. Kode OEM prosesor mobile AMD K6 tipe CPGA ditandai dengan huruf ACZ, yang tertulis pada akhir kode, sedangkan kode OEM prosesor mobile AMD K6 tipe CBGA ditandai dengan huruf BCZ, yang tertulis pada akhir kode.

1.2 Mobile AMD K6-2+ nama core Chompers
Prosesor ini masih tergolong hemat energi, membutuhkan daya yang rendah (low power), yaitu sebesar 16 Watt hingga 18 Watt, bekerja pada voltase 1,9 Volt hingga 2,1 Volt, diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 180 nm, memiliki 321 pin CPGA, didesain menggunakan super soket 7, dilengkapi L1 Cache 64 KB yang terdiri dari 32 KB untuk cache data yang bersifat write-back dan 32 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache internal (integrated) sebesar 128 KB, seakan-akan dapat dikatakan merupakan prosesor versi K6-III yang memiliki L2 Cache separuhnya (AMD K6-III memiliki L2 Cache 256 KB full speed). AMD memproduksi prosesor K6-2+ dengan clock rate tertinggi 570 MHz, dengan kisaran FSB 95 MHz hingga 100 MHz, dilengkapi fitur teknologi MMX, 3Dnow!, dan PowerNow!. Dirilis pertama kali pada tanggal 18 April 2000.
Perkembangan yang menonjol pada prosesor ini adalah terdapatnya L2 Cache integrated sebesar 128 KB di dalam prosesor. Sedangkan prosesor desktop yang sekeluarga dengannya, yaitu AMD K6 & AMD K6-2, belum dilengkapi L2 Cache internal, keduanya masih menggunakan L2 Cache eksternal. Ternyata AMD juga menggunakan prosesor AMD K2+ untuk komputer versi desktop. Informasi ini memang tidak dipublikasikan oleh AMD.

1.3 Mobile AMD K6-III-P
Sebenarnya, prosesor mobile AMD K6-III-P memiliki fitur yang tidak berbeda jauh dengan versi desktopnya, yaitu AMD K6-III nama core Sharptooth. Kedua prosesor ini sama-sama memiliki L1 Cache 64 KB yang terdiri dari 32 KB untuk cache data dan 32 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache internal (integrated) sebesar 256 KB full speed, menggunakan soket 7 atau super 7, diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 250 nm. Namun, prosesor mobile AMD K6-III-P dirilis pada tanggal 31 Mei 1999, tiga bulan setelah AMD K6-III diluncurkan ke pasaran.
Prosesor mobile AMD K6-III-P bekerja pada tegangan yang lebih rendah dibandingkan versi desktopnya. Spesifikasi prosesor yang telah dirilis ke pasaran adalah:
– CPU ID: AuthenticAMD Famili 5 Model 9
– L1-Cache: 32 + 32 KB (Data + Instruksi)
– L2-Cache: 256 KB, fullspeed
– Dilengkapi fitur teknologi MMX dan 3DNow!
– Didesain menggunakan Socket 7 atau Super7
– Besar Front side bus: 66 MHz, 95 MHz, 96.2 MHz, 66/100 MHz, dan100 MHz
– VCore: 2.0 V, 2.2 V
– Dibuat menggunakan teknologi manufaktur 0.25 µm (250 nm)
– Clockrate: 350 MHz, 366 MHz, 380 MHz, 400 MHz, 433 MHz, dan 450 MHz

1.4 Mobile AMD K6-III+ nama core Sharptooth
Prosesor mobile AMD K6-III+ tergolong prosesor hemat energi (low power). Prosesor ini bekerja pada tegangan 1,9 Volt hingga 2,1 Volt dengan konsumsi daya sebesar 16 Watt. Diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 180 nm, luasan chip silikon 118 mm2 yang mengandung 21,3 juta transistor, besar L1 Cache 64 KB yang terdiri dari 32 KB untuk cache data dan 32 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache internal (integrated) sebesar 256 KB full speed. Didesain memiliki 321 pin CPGA (Ceramic Pin Grid Array), menggunakan soket 7, dilengkapi fitur MMX, 3Dnow!, dan PowerNow!.
Prosesor yang telah diproduksi berkecepatan 400 MHz hingga 500 MHz , dirilis pertama kali pada bulan Februari 2000. Prosesor AMD K6-III+ serta K6-2+ di pasaran bersaing dengan prosesor mobile Intel Pentium III Coppermine buatan Intel.
Prosesor AMD K6-III+ dan AMD K6-2+ merupakan hasil revisi dari keluarga prosesor AMD K6. Keduanya merupakan prosesor pertama yang dilengkapi fitur teknologi PowerNow!, sebuah teknologi buatan AMD untuk menghemat energi yang digunakan oleh prosesor dengan cara menurunkan tegangan (VCore) dan frekuensi (clock speed) prosesor, sehingga prosesor tersebut menjadi prosesor yang hemat energi.
Walaupun kedua prosesor AMD tersebut ditujukan untuk komputer versi laptop, kenyataannya juga diaplikasikan untuk komputer versi desktop. Kelemahan utama prosesor AMD K6-III+ dan AMD K6-2+ dibandingkan prosesor Pentium III Coppermine terletak pada clock speednya. Penggunaan arsitektur K6, hanya memungkinkan peningkatan clock speed AMD K6-III+ terbatas pada 550 MHz, dan AMD K6-2+ terbatas hingga 570 MHz. Sedangkan prosesor mobile Intel Pentium III Coppermine, clock speed-nya dapat mencapai 1 GHz.

2. AMD K7
Prosesor mobile yang dibangun berdasarkan mikroarsitektur AMD K7, cukup banyak variannya. Seluruh prosesor mempunyai lebar bus 32 bit. Varian-varian prosesor ini antara lain:
– Mobile Athlon 4 nama core Corvette (Standard)
– Mobile Athlon 4 nama core Corvette (Desktop Replacement)
– Mobile Athlon XP nama core Thoroughbred (Standard)
– Mobile Athlon XP nama core Thoroughbred (Balanced)
– Athlon XP-M nama core Thoroughbred (Mainstream)
– Athlon XP-M nama core Thoroughbred (Desktop Replacement)
– Athlon XP-M nama core Thoroughbred (Low Voltage)
– Athlon XP-M nama core Thoroughbred (Low Power, soket 563).
– Athlon XP-M nama core Barton (Mainstream)
– Athlon XP-M nama core Barton (Desktop Replacement)
– Athlon XP-M nama core Barton (Low Voltage)
– Athlon XP-M nama core Barton (Socket 563)
– Athlon XP-M nama core Dublin (K8-based)
Prosesor mobile Athlon XP (Athlon XP-M) sebenarnya mirip dengan prosesor Athlon XP versi desktop, perbedaan utama terletak pada besarnya voltase dan kecepatan bus yang digunakan. Prosesor mobile Athlon XP beroperasi pada voltase dan kecepatan bus yang lebih rendah. Akibatnya, prosesor mobile Athlon XP mengkonsumsi daya yang rendah dan panas yang dihasilkan menjadi berkurang. Kondisi seperti ini sangat menguntungkan, sesuai atau ideal untuk laptop, sebab dapat menghemat energi dalam battere, sehingga laptop dapat beroperasi lebih lama.
Prosesor mobile Athlon XP memiliki kemampuan menurunkan tegangan dan menurunkan konsumsi daya saat sedang dalam kondisi idle (prosesor sedang tidak bekerja/istirahat). Proses ini dapat berjalan otomatis berkat adanya fitur teknologi PowerNow! yang sengaja dimasukkan ke dalam prosesor oleh AMD. Dengan demikian penggunaan energi menjadi lebih irit lagi. Fitur teknologi tersebut dikontrol oleh prosesor, BIOS motherboard, dan operating system. Fitur PowerNow! ini mirip dengan EIST (Enhanced Intel SpeedStep Technology) buatan Intel.
Prosesor mobile Athlon XP dipoduksi oleh AMD untuk menggantikan posisi prosesor pendahulunya, yaitu mobile Athlon 4. Prosesor mobile Athlon 4 Corvette sebenarnya adalah salah satu versi prosesor desktop Athlon XP Palomino. Dengan kata lain dapat dikatakan prosesor Athlon XP Palomino versi mobile disebut dengan nama mobile Athlon 4 Corvette.
Jika prosesor mobile Athlon 4 Corvette dibuat (diproduksi) dari core Palomino, maka prosesor Athlon XP-M dibuat dari core prosesor desktop Athlon yang lebih baru, yaitu core Thoroughbred dan Barton.
Prosesor-prosesor mobile keluarga AMD K7, kecuali prosesor Athlon XP-M (Dublin), seluruhnya menggunakan Front Side Bus berteknologi DDR. Kecepatan transmisi/transfer datanya, dua kali kecepatan (clock rate) Fron Side Busnya. Jika secara fisik, besar clock rate FSB adalah 100 MHz, maka kecepatan transfer datanya adalah 200 MT/s (2×100). Jika besar clock rate FSB adalah 133 MHz, maka kecepatan transfer datanya adalah 266 MT/s (2×133). Sebagian prosesor tersebut didesain menggunakan soket A, sebagian lainnya didesain menggunakan soket 563. Umumnya prosesor-prosesor yang menggunakan soket 563 adalah prosesor-prosesor hemat energi, konsumsi dayanya cukup rendah.
Sedangkan prosesor Athlon XP-M Dublin tidak lagi menggunakan Fron Side Bus tetapi menggunakan HyperTransport. Merupakan satu-satunya prosesor mobile keluarga AMD K7 yang didesain menggunakan soket 754.
2.1 Mobile Athlon 4 nama core Corvette versi Standard
Prosesor mobile Athlon 4 Corvette versi Standard dibangun menggunakan teknologi manufaktur 180 nm dengan luasan core 130 mm2 yang mengandung 37,5 juta transistor, memiliki 462 pin CPGA (Ceramic Pin Grid Array) yang didesain menggunakan soket A. Besar L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB full speed. Prosesor ini bekerja pada voltase 1,20 Volt hingga 1,40 Volt dengan TDP 22 Watt hingga 25 Watt, FSB 100 MHz menggunakan teknologi DDR (berbandwidth 200 MT/s), dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!.

Prosesor yang telah dipasarkan berkecepatan 850 MHz hingga 1100 MHz. Dirilis pertama kali pada bulan Mei 2001.Dengan adanya teknologi PowerNow! memungkinkan konsumsi energi prosesor dapat dikurangi dengan cara menurunkan clock speed prosesor hingga 300 MHz.

2.2 Mobile Athlon 4 nama core Corvette versi Desktop Replacement
Spesifikasi prosesor mobile Athlon 4 Corvette versi Desktop Replacement mirip dengan versi Standard-nya. Keduanya dibangun menggunakan teknologi manufaktur 180 nm dengan luasan core 130 mm2 yang mengandung 37,5 juta transistor, memiliki 462 pin CPGA (Ceramic Pin Grid Array) yang didesain menggunakan soket A. Besar L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB full speed. Frekuensi FSB 100 MHz menggunakan teknologi DDR (berbandwidth 200 MT/s), dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!. Perbedaan yang mencolok terletak pada nilai Vcore-nya dan besarnya konsumsi energi. Prosesor Corvette versi Desktop Replacement bekerja pada voltase 1,20 Volt hingga 1,60 Volt dengan TDP (konsumsi energi) yang lebih besar dari versi Standartnya, yaitu 25 Watt hingga 35 Watt.
Prosesor mobile Athlon 4 Corvette versi Desktop Replacement yang telah dipasarkan, berkecepatan 1000 MHz hingga 1400 MHz. Dirilis pertama kali pada bulan Mei 2001. Dengan adanya teknologi PowerNow! memungkinkan konsumsi energi prosesor dapat dikurangi dengan cara menurunkan clock speed prosesor hingga 300 MHz.

2.3 Mobile Athlon XP nama core Thoroughbred versi Standard
Berbeda dengan prosesor mobile Athlon 4, prosesor Mobile Athlon XP Thoroughbred versi Standard diproduksi menggunakan teknologi manufaktur yang lebih kecil, yaitu 130 nm dengan luasan core 81 mm2 yang mengandung 37,2 juta transistor, memiliki 462 pin OPGA (Organic Pin Grid Array) yang didesain menggunakan soket A. Besar L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB full speed. Prosesor ini bekerja pada voltase 1,40 Volt hingga 1,45 Volt dengan TDP 35 Watt, FSB 100 MHz atau 133 MHz menggunakan teknologi DDR (berbandwidth 200 MT/s atau 266 MT/s), dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!.
Prosesor yang telah dipasarkan berkecepatan 1200 MHz hingga 1600 MHz. Dirilis pertama kali pada tahun 2002. Seperti prosesor pendahulunya, dengan adanya teknologi PowerNow! memungkinkan konsumsi energi prosesor yang ber-FSB 133 MHz DDR (266 MT/s) dapat dikurangi dengan cara menurunkan clock speed prosesor hingga 533 MHz.

2.4 Mobile Athlon XP nama core Thoroughbred versi Balanced
Prosesor Mobile Athlon XP Thoroughbred versi Balanced termasuk prosesor hemat energi. Dalam operasionalnya, memerlukan energi yang lebih rendah dibandingkan versi standardnya. Prosesor ini bekerja pada voltase 1,25 Volt atau 1,30 Volt (tergantung nomor model prosesornya), dengan TDP 25 Watt. Diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm dengan luasan core 81 mm2 yang mengandung 37,2 juta transistor, memiliki 462 pin OPGA (Organic Pin Grid Array) yang didesain menggunakan soket A. Besar L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB full speed. Besar FSB prosesor 100 MHz atau 133 MHz menggunakan teknologi DDR (berbandwidth 200 MT/s atau 266 MT/s), dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!. Prosesor yang telah dipasarkan berkecepatan 1200 MHz hingga 1533 MHz.

2.5 Athlon XP-M nama core Thoroughbred (Mainstream)
Prosesor Athlon XP-M Thoroughbred diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm dengan luasan core 81 mm2 yang mengandung 37,2 juta transistor, memiliki 462 pin OPGA (Organic Pin Grid Array) yang didesain menggunakan soket A. Besar L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB full speed, dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!. Spesifikasi tersebut tidak berbeda dengan prosesor Mobile Athlon XP Thoroughbred.
Perbedaan yang menonjol terletak pada nilai Vcore, TDP dan FSB. Prosesor Athlon XP-M Thoroughbred bekerja pada kisaran tegangan (Vcore) 1,45 Volt hingga 1,55 Volt, bergantung model prosesornya. Seluruhnya memiliki FSB 133 MHz DDR (maksimum mampu mentransmisi data 266 MT/s), dan TDP 45 Watt.
Prosesor yang telah dipasarkan berkecepatan 1200 MHz hingga 1800 MHz. Dirilis pertama kali pada tanggal 10 Juni 2002. Dengan adanya fitur teknologi PowerNow!, memungkinkan konsumsi energi prosesor ini dapat dikurangi dengan cara menurunkan clock speed prosesor hingga 533 MHz.

2.6 Athlon XP-M nama core Thoroughbred versi Desktop Replacement.
Prosesor Athlon XP-M Thoroughbred versi Desktop Replacement diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm dengan luasan core 81 mm2 yang mengandung 37,2 juta transistor, memiliki 462 pin OPGA (Organic Pin Grid Array) yang didesain menggunakan soket A. Besar L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB full speed, dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!.
Perbedaan yang menonjol dengan versi mainstreamnya terletak pada nilai Vcore, dan TDP. Prosesor Athlon XP-M Thoroughbred versi Desktop Replacement bekerja pada kisaran tegangan (Vcore) 1,60 Volt atau 1,65 Volt, bergantung model prosesornya. Seluruhnya memiliki FSB 133 MHz DDR (maksimum mampu mentransmisi data 266 MT/s), dan TDP 61,3 Watt hingga 68,3 Watt.
Prosesor yang telah dipasarkan berkecepatan 1667 MHz hingga 2133 MHz. Dirilis pertama kali pada bulan November 2002. Dengan adanya fitur teknologi PowerNow!, memungkinkan konsumsi energi prosesor ini dapat dikurangi dengan cara menurunkan clock speed prosesor hingga 533 MHz.

2.7 Athlon XP-M nama core Thoroughbred (Low Voltage).
Masih sama dengan versi Athlon XP-M Thoroughbred lainnya, prosesor versi Low Voltage ini diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm dengan luasan core 81 mm2 yang mengandung 37,2 juta transistor, memiliki 462 pin OPGA (Organic Pin Grid Array) atau OµPGA (Organic mikro Pin Grid Array) tergantung modelnya, yang keduanya didesain menggunakan soket A. Besar L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB full speed, dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!. Namun, prosesor versi low voltage ini beroperasi pada voltasi yang lebih rendah, yaitu 1,35 Volt dengan TDP 35 Watt.
Sebagian prosesornya memiliki FSB 100 MHz DDR (maksimum mampu mentransmisi data 200 MT/s), dan sebagian lainnya memiliki FSB 133 MHz DDR (maksimum mampu mentransmisi data 266 MT/s). Prosesor yang telah dipasarkan berkecepatan 1400 MHz hingga 1800 MHz. Dirilis pertama kali pada bulan November 2002.

2.8 Athlon XP-M nama core Thoroughbred (Low Power, soket 563).
Prosesor Athlon XP-M Thoroughbred versi ini merupakan prosesor yang hemat energi, bahkan paling hemat dibandingkan versi Thoroughbred pendahulunya. Prosesor ini dibangun menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, luasan core 81 mm2 yang mengandung 37,2 juta transistor, memiliki 563 pin OµPGA (Organic mikro Pin Grid Array), didesain menggunakan soket 563. Seluruh model prosesornya memiliki L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB full speed, dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!.
Sebagian model prosesor didukung FSB 100 MHz DDR (kemampuan transmisi data maksimum 200 MT/s), sebagian model prosesor lainnya didukung FSB 133 MHz DDR (kemampuan transmisi data maksimum 266 MT/s). Prosesor Athlon XP-M Thoroughbred pengguna soket 563 ini beroperasi pada voltase 1,1 Volt hingga 1,3 Volt dengan TDP 16 Watt atau 25 Watt tergantung model prosesornya.

Prosesor yang telah dipasarkan, berkecepatan 1000 MHz hingga 1533 MHz. Dirilis pertama kali pada bulan September 2002. Dengan menggunakan teknologi PowerNow!, prosesor yang ber-FSB 200 MT/s dapat diturunkan clock speednya menjadi 400 MHz ketika sedang dioperasikan, dengan tujuan untuk lebih menghemat energi batere sehingga operasional laptop dapat dipertahankan lebih lama. Sedangkan prosesor yang ber-FSB 266 MT/s, untuk tujuan yang sama, dapat diturunkan clock speednya hingga 533 MHz.

2.9 Athlon XP-M nama core Barton (Mainstream).
Prosesor Athlon XP-M Barton dibangun menggunakan teknologi manufaktur yang sama dengan prosesor Athlon XP-M Thoroughbred, yaitu 130 nm. Namun, prosesor Barton mempunyai kandungan transistor yang lebih banyak, yaitu 54,3 juta transistor dengan luasan core 101 mm2. Seluruh model prosesornya memiliki FSB 133 MHz DDR (kemampuan transmisi data maksimum 266 MT/s), L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 512 KB full speed, dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!. L2 Cache prosesor Barton ini dua kali lebih besar dibandingkan prosesor Thoroughbred.
Prosesor Athlon XP-M nama core Barton (Mainstream) yang telah diproduksi dan dirilis ke pasaran, berkecepatan 1667 MHz hingga 2133 MHz, Vcore 1,45 Volt hingga 1,55 Volt, dengan TDP 45 Watt hingga 53 Watt, mempunyai 462 pin OPGA yang didesain menggunakan soket A. Pertama kali dirilis pada tahun 2003.

Dengan menggunakan teknologi PowerNow!, clock speed prosesor Athlon XP-M Barton ini dapat diturunkan hingga 800 MHz untuk menghemat energi (batere) pada komputer laptop agar dapat digunakan dalam waktu yang lebih lama.

2.10 Athlon XP-M nama core Barton versi Desktop Replacement
Konsumsi energi prosesor Athlon XP-M Barton versi Desktop Replacement lebih besar dibandingkan versi mainstream-nya. Prosesor versi Desktop Replacement bekerja pada voltase 1,60 Volt hingga 1,65 Volt, dengan TDP 62,8 Watt.hingga 68,3 Watt.
Sama dengan prosesor Barton versi lainnya, prosesor ini dibangun menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, luasan core 101 mm2 yang mengandung 54,3 juta transistor, memiliki 462 pin OPGA yang didesain menggunakan soket A. Besar L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 512 KB full speed. Seluruh model prosesornya memiliki FSB 133 MHz DDR (kemampuan transmisi data maksimum 266 MT/s), dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!.
Prosesor yang telah diproduksi, berkecepatan 1800 MHz hingga 2200 MHz, dan dapat diturunkan sampai 800 MHz dengan menggunakan fitur teknologi PowerNow!. Pertama kali dirilis pada bulan Maret 2003.

2.11 Athlon XP-M nama core Barton versi Low Voltage
Prosesor Athlon XP-M Barton versi Low Voltage tergolong prosesor hemat energi. Dalam operasionalnya, prosesor ini membutuhkan energi yang rendah, yaitu bekerja pada voltase 1.35 Volt dengan TDP (konsumsi daya) 35 Watt. Dengan adanya fitur PowerNow! yang disertakan pada prosesor ini, maka konsumsi daya yang diperlukan oleh prosesor masih dapat diturunkan lagi dengan cara menurunkan clock speed prosesor hingga 800 MHz.
Prosesor Athlon XP-M Barton versi Low Voltage dibangun menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, luasan core 101 mm2 yang mengandung 54,3 juta transistor. Sebagian prosesornya memiliki 462 pin tipe OPGA (Organic Pin Grid Array), sebagian lainnya bertipe OµPGA (Organic mikro Pin Grid Array), yang keduanya didesain menggunakan soket A. Besar L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 512 KB full speed. Seluruh model prosesornya memiliki FSB 133 MHz DDR (kemampuan transmisi data maksimum 266 MT/s), dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!.
Prosesor yang telah diproduksi, berkecepatan 1533 MHz hingga 1800 MHz. Pertama kali dirilis pada bulan Maret 2003.

2.12 Athlon XP-M nama core Barton (Soket 563)
Perbedaan mencolok prosesor versi ini dengan versi Barton lainnya terletak pada tipe soket yang digunakan. Jika prosesor Barton umumnya menggunakan di desain menggunakan soket A, maka prosesor Barton versi ini didesain menggunakan soket 563 (prosesornya memiliki 563 pin tipe OµPGA).
Prosesor Athlon XP-M Barton (Soket 563) dibangun menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, luasan core 101 mm2 yang mengandung 54,3 juta transistor. Besar L1 Cache 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 512 KB full speed, memiliki FSB 100 MHz DDR atau FSB 133 MHz DDR (kemampuan transmisi data maksimum 200 MT/s atau 266 MT/s), dilengkapi fitur teknologi MMX, Enhanced 3Dnow!, SSE, dan PowerNow!.
Prosesor yang telah diproduksi, berkecepatan 1300 MHz hingga 1800 MHz, beroperasi pada voltase 1,1 Volt hingga 1,35 Volt dengan TDP 16 Watt hingga 35 Watt. Prosesor ini dirilis pada bulan Maret 2003.

2.13 Athlon XP-M nama core Dublin (K8-based)
Prosesor Athlon XP-M Dublin berbasis AMD K8, dibangun dengan fitur-fitur teknologi yang lebih banyak, antara lain MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, dan NX bit. Sebagian prosesor ini telah berganti nama menjadi mobile sempron nama core Dublin dengan kode OPN SMN2600BIX2AY, SMN2800BIX3AY, dan SMN3000BIX2AY.
Prosesor Athlon XP-M Dublin dilengkapi L2 Cache 128 KB atau 256 KB, didukung 800 MHz HyperTransport, bekerja pada tegangan 0,95 Volt hingga 1,40 Volt dengan TDP 13 Watt hingga 62 Watt. Pada prosesor pendahulunya, tidak dilengkapi teknologi HyperTransport, semuanya masih menggunakan FSB. Seluruh model prosesornya didesain menggunakan soket 754.

3. AMD K8
3.1. Prosesor mobile Athlon 64
Mobile Athlon 64 termasuk prosesor single core (core tunggal) generasi kedelapan yang dibuat oleh AMD. Meskipun tergolong prosesor 64 bit, prosesor Athlon 64 tetap kompatibel dengan instruksi x86 32 bit.
Seluruh prosesor keluarga Athlon 64 (termasuk Mobile Athlon 64) berbasis mikroarsitektur AMD K8 yang merupakan revisi dari mikroarsitektur K7 dengan tambahan fitur-fitur baru yang meliputi AMD64, implementasi HyperTransport untuk menggantikan Front Side Bus yang selama ini dipakai, peningkatan kapasitas L2 Cache hingga 1 MB, serta adanya penambahan fitur SSE2, yang tak lama kemudian ditambahkan pula SSE3. Varian-varian prosesor Mobile Athlon 64 antara lain:
– ClawHammer (C0 & CG, Desktop replacement)
– ClawHammer (C0 & CG, TDP 62W)
– ClawHammer (CG, TDP 35W)
– Odessa (CG, Desktop replacement)
– Odessa (CG, TDP 35W)
– Oakville (D0, TDP Low Power 35W)
– Newark (E5, TDP 62W)
Seluruh varian prosesor mobile Athlon 64 memiliki 754 pin OµPGA, didesain menggunakan soket 754 dan didukung 800 MTs HyperTransport serta dilengkapi fitur-fitur teknologi MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), dan PowerNow!. Bahkan, khusus untuk prosesor mobile Athlon 64 Newark, diperkaya lagi dengan fitur SSE3.
3.1.1 Mobile Athlon 64 nama core ClawHammer (C0 & CG, Desktop Replacement)
Prosesor mobile ClawHammer versi ini dibangun menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, luasan core 193 mm2 yang mengandung 105,9 juta transistor, bekerja pada tegangan (VCore) 1,5 Volt dengan TDP 19 Watt hingga 81,5 Watt.

Prosesor yang beredar di pasaran berkecepatan (frekuensi) 1600 MHz hingga 2400 MHz dengan L2 Cache 512 KB atau 1024 KB. Dirilis pertama kali pada bulan September 2003.

3.1.2 Mobile Athlon 64 nama core ClawHammer (C0 & CG, TDP 62 Watt)
Mirip dengan varian prosesor sebelumnya, prosesor mobile ClawHammer versi ini juga dibangun menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, luasan core 193 mm2 yang mengandung 105,9 juta transistor. Perbedaannya terletak pada Vcore, TDP dan L2 Cache. Prosesor mobile ClawHammer versi ini bekerja pada tegangan (VCore) yang lebih rendah, yaitu 1,4 Volt dengan TDP 62 Watt,. Prosesor yang beredar di pasaran berkecepatan (frekuensi) 1600 MHz hingga 2200 MHz dengan L2 Cache 1024 KB. Dirilis pertama kali pada bulan September 2003.

3.1.3 Mobile Athlon 64 nama core ClawHammer (C0 & CG, TDP 35 Watt)
Masih mirip dengan kedua varian prosesor sebelumnya, prosesor mobile ClawHammer versi ini juga dibangun menggunakan teknologi manufaktur 130 nm. Perbedaannya terletak pada Vcore, TDP dan L2 Cache. Prosesor mobile ClawHammer versi ini bekerja pada tegangan (VCore) yang lebih rendah, yaitu 1,2 Volt dengan TDP 35 Watt, lebih hemat energi dibandingkan versi ClawHammer lainnya. Prosesor yang beredar di pasaran berkecepatan (frekuensi) 1800 MHz dengan L2 Cache 512 KB.

3.1.4 Mobile Athlon 64 nama core Odessa (CG, Desktop Replacement)
Bila diamati dengan seksama, fitur-fitur yang terkandung dalam prosesor mobile Odessa mirip sekali dengan prosesor mobile ClawHammer (C0 & CG, Desktop Replacement), sama-sama dibangun menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, luasan core 193 mm2 yang mengandung 105,9 juta transistor, bekerja pada tegangan (VCore) 1,5 Volt dengan TDP 19-81,5 Watt. Prosesor yang beredar di pasaran berkecepatan (frekuensi) 1600 MHz dengan L2 Cache 512 KB. Dirilis pertama kali pada bulan April 2004.

3.1.5 Mobile Athlon 64 nama core Odessa (CG, TDP 35 Watt)
Dibandingkan prosesor Odessa pendahulunya, prosesor Odessa versi ini lebih hemat energi. Tegangan dan daya yang diperlukan lebih kecil. Prosesor yang dibangun menggunakan teknologi manufaktur 130 nm ini bekerja pada tegangan (VCore) 1,2 Volt dengan TDP 35 Watt. Luasan core prosesor 144 mm2 yang mengandung 68,5 juta transistor.
Prosesor yang beredar di pasaran berkecepatan (frekuensi) 1600 MHz hingga 2000 MHz dengan L2 Cache 512 KB. Dirilis pertama kali pada bulan Mei 2004.

3.1.6 Mobile Athlon 64 nama core Oakville (D0, Low Power)
Prosesor Oakville merupakan prosesor tipe low power, untuk operasionalnya memerlukan power yang rendah. Prosesor ini memiliki VCore 1,35 Volt dengan TDP 35 Watt. Diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, lebih modern dibandingkan prosesor mobile ClawHammer maupun Odessa. Luasan core prosesor 84 mm2 yang mengandung 68,5 juta transistor. Prosesor yang beredar di pasaran berkecepatan (frekuensi) 1600 MHz hingga 2000 MHz dengan L2 Cache 512 KB. Dirilis pertama kali pada tanggal 17 Agustus 2004.

3.1.7 Mobile Athlon 64 nama core Newark (E5)
Prosesor mobile Newark dibangun menggunakan teknologi manufaktur yang sama dengan prosesor mobile Oakville, yaitu 90 nm. Luasan core prosesor 115 mm2 yang mengandung 114 juta transistor. Prosesor ini bekerja pada tegangan (VCore) 1,35 Volt dengan TDP 62 Watt. Ke dalam prosesor Newark dimasukkan fitur baru SSE3. Fitur ini tidak ada pada varian prosesor mobile Athlon 64 lainnya.
Prosesor yang beredar di pasaran berkecepatan (frekuensi) 1800 MHz hingga 2600 MHz dengan L2 Cache 1024 KB. Dirilis pertama kali pada tanggal 14 April 2005.

3.2 Prosesor Turion 64
Seperti halnya prosesor mobile Athlon 64, prosesor Turion 64 juga termasuk prosesor single core generasi kedelapan buatan AMD, yang diproduksi setelah prosesor mobile Athlon 64. Kedua prosesor tersebut sama-sama berbasis mikroarsitektur AMD K8. Prosesor Turion 64 diberi nama sandi K8L.
Teknologi prosesor Turion 64 lebih maju, lebih hemat dalam penggunaan energi dibandingkan prosesor mobile Athlon 64. Hal ini ditandai oleh nilai VCore dan TDP yang lebih rendah. Prosesor Turion 64 adalah prosesor 64 bit, diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm. Varian-varian prosesor Turion 64 antara lain:
– Turion 64 bernama core Lancaster
– Turion 64 bernama core Richmond
Prosesor Turion 64 dilengkapi fitur-fitur teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), dan PowerNow!. Bahkan, prosesor Turion 64 Richmond diperkaya lagi dengan fitur AMD Virtualization.
Di pasaran, prosesor Turion 64 bersaing ketat dengan prosesor Pentium M produksi Intel.
3.2.1 Prosesor Turion 64 bernama core Lancaster
Chip silikon (core) prosesor Turion 64 Lancaster berukuran 115 mm2, mengandung 114 juta (ekivalen) transistor. Prosesor ini memiliki 754 pin OµPGA, didesain menggunakan soket 754, didukung L1 Cache 128 KB (64 KB untuk cache data + 64 KB untuk cache instruksi) dengan L2 Cache bervariasi berkisar 512 KB hingga 1024 KB, 800 MHz HyperTransport, Vcore 1,20 Volt hingga 1,35 Volt, dan TDP 25 Watt hingga 35 Watt.
Prosesor yang telah diproduksi berkecepatan (frekuensi) 1600 MHz hingga 2200 MHz. Dirilis pertama kali pada tanggal 10 Maret 2005.

Tata nama prosesor Turion 64 Lancaster
Aturan tata nama prosesor Turion 64 Lancaster agak membingungkan, walaupun masih dapat dikenali dengan baik. Di belakang nama setiap model prosesor diberi kode tambahan berupa dua huruf kapital dan dua angka. Antara kode huruf dan angka dipisahkan dengan tanda ‘-‘. Contoh:

Keterangan:

– Kode huruf M menandakan bahwa prosesor tersebut adalah prosesor single core (core tunggal).
– Kode huruf T menandakan bahwa konsumsi energi prosesor tersebut lebih rendah dibandingkan prosesor yang berkode huruf L.
– Kode angka menunjukkan PR rating prosesor tersebut. Clock rate prosesor berkode angka 37 lebih cepat dibandingkan prosesor berkode angka 28.
Berikut ini disajikan daftar model prosesor Turion 64 Lancaster. Perhatikan pula aturan atau sistem tata namanya.

3.2.2 Prosesor Turion 64 bernama core Richmond
Chip silikon (core) prosesor Turion 64 Lancaster berukuran 126 mm2, mengandung 129 juta (ekivalen) transistor. Prosesor ini memiliki 638 pin OµPGA, didesain menggunakan soket S1, didukung L1 Cache 128 KB (64 KB untuk cache data + 64 KB untuk cache instruksi) dengan L2 Cache 512 KB, 800 MHz HyperTransport, Vcore 1,15 Volt, dan TDP 31 Watt.
Prosesor yang telah diproduksi berkecepatan (frekuensi) 2000 MHz hingga 2200 MHz. Dirilis pertama kali pada tanggal 1 September 2006.

3.3 Prosesor Turion 64 X2
Apabila prosesor Turion 64 adalah prosesor single core, maka prosesor Turion 64 X2 adalah prosesor dual core, dan masih termasuk prosesor generasi kedelapan buatan AMD yang berbasis mikroarsitektur AMD K8.
Mirip dengan prosesor pendahulunya, Turion 64, prosesor ini tergolong prosesor 64 bit, hemat energi dengan nilai VCore dan TDP yang rendah. Sebagian varian prosesornya diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, sebagian lainnya diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 65 nm. Seluruhnya memiliki 638 pin OµPGA, didesain menggunakan soket S1 dengan dukungan 800 MHz HyperTransport, dan mendukung penggunaan memori DDR2. Varian-varian prosesor Turion 64 X2 antara lain:
– Turion 64 X2 bernama core Taylor
– Turion 64 X2 bernama core Trinidad
– Turion 64 X2 bernama core Tyler

Prosesor Turion 64 X2 dilengkapi fitur-fitur teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), dan PowerNow!, dan AMD Virtualization. Namun, sebagian model prosesor Turion 64 X2 Tyler diberitakan tidak dilengkapi dukungan terhadap teknologi AMD Virtualization.
Di pasaran, prosesor Turion 64 X2 bersaing ketat dengan prosesor brand Intel Core dan Intel Core 2, buatan perusahaan Intel.

3.3.1 Prosesor Turion 64 X2 bernama core Taylor
Prosesor Turion 64 X2 Taylor diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, chip silikonnya berukuran 147 mm2, mengandung 154 juta (ekivalen) transistor. Prosesor ini memiliki L1 Cache 256 KB (128 KB per core) dengan L2 Cache 512 KB (256 KB per core), Vcore 1,10 Volt, dan TDP 31 Watt.
Prosesor yang telah diproduksi berkecepatan (frekuensi) 1600 MHz. Dirilis pertama kali pada tanggal 17 Mei 2006.

3.3.2 Prosesor Turion 64 X2 bernama core Trinidad
Sama seperti pendahulunya, prosesor Turion 64 X2 Trinidad diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, chip silikonnya berukuran 147 mm2, mengandung 154 juta (ekivalen) transistor, Vcore 0.8 Volt hingga 1.125 Volt, dan TDP 31 Watt hingga 35 Watt, memiliki L1 Cache 256 KB (128 KB per core) dengan L2 Cache yang lebih besar, yaitu 1024 KB (512 KB per core).
Prosesor yang telah diproduksi berkecepatan 1600 MHz hingga 2200 MHz. Dirilis pertama kali pada tanggal 17 Mei 2006.

3.3.3 Prosesor Turion 64 X2 bernama core Tyler
Berbeda dengan kedua versi Turion 64 X2 pendahulunya yang masih menggunakan teknologi manufaktur 90 nm. Prosesor mobile Turion 64 X2 Tyler setahap lebih maju. Prosesor ini dibangun menggunakan teknologi manufaktur 65 nm, bekerja pada tegangan 1.075Volt/1.10Volt/1.125 Volt, dengan TDP 31 Watt hingga 35 Watt. Kapasitas L1 Cache sebesar 256 KB (128 KB per core) dan L2 Cache berkisar 512 KB (256 KB per core) hingga 1024 KB (512 KB per core).
Prosesor yang telah diproduksi berkecepatan 1700 MHz hingga 2400 MHz. Dirilis pertama kali pada tanggal 7 Mei 2006.

Agustus 14, 2008 - Posted by | AMD | , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: