Gpinkom Weblog

Forum Insan Komputer

Prosesor server (AMD)

Prosesor server adalah prosesor yang khusus didesain dan diproduksi untuk komputer server. Seperti halnya prosesor desktop dan mobile, prosesor server banyak sekali ragam atau variannya, dan terus berkembang dari waktu ke waktu Semuanya diproduksi untuk tujuan-tujuan tertentu. Beberapa prosesor server yang telah diproduksi oleh AMD antara lain prosesor server Athlon MP dan Opteron.

1.1. Athlon MP
Prosesor Athlon MP tergolong prosesor generasi ketujuh, merupakan prosesor server berbasis mikroarsitektur AMD K7. Terdapat empat varian prosesor Athlon MP yang beredar di pasaran, yaitu:
– Athlon MP nama core Mustang
– Athlon MP nama core Palomino (Model 6)
– Athlon MP nama core Thoroughbred ( Model 8 )
– Athlon MP nama core Barton (Model 10)
Seluruh varian prosesor Athlon MP, ber-FSB 133 MHz menggunakan teknologi DDR (berbandwidth 200 MT/s). Walaupun semua prosesornya didesain menggunakan soket A, tipe pin prosesornya berbeda bergantung jenis core (nama core)-nya. Begitu juga kapasitas L2 Cache untuk setiap jenis core, berbeda bergantung jenis core (nama core)-nya.
1.1.1. Athlon MP nama core Mustang

Prosesor Athlon MP Mustang diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 180 nm, dengan luasan core 130 mm2 yang mengandung 37,5 juta transistor. Prosesor ini memiliki 462 pin CPGA (Ceramic Pin Grid Array), didesain menggunakan soket A. Fitur teknologi yang ditanamkan ke dalam prosesor, antara lain MMX dan Enhanced 3Dnow!. Besar L1 Cache 128 KB, yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB. Prosesor ini bekerja pada voltase 1,75 Volt dengan TDP 46,1 Watt hingga 54,7 Watt.
Prosesor yang beredar di pasaran, berkecepatan 1000 MHz hingga 1200 MHz. Dirilis pertama kali pada bulan Juni 2001.

1.1.2. Athlon MP nama core Palomino (Model 6)
Prosesor Athlon MP Palomino dirilis pertama kali pada tanggal 5 Juni 2001. Prosesor ini diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 180 nm, dengan luasan core 130 mm2 yang mengandung 37,5 juta transistor, memiliki 462 pin OPGA (Organic Pin Grid Array), didesain menggunakan soket A. Fitur teknologi yang ditanamkan ke dalam prosesor, antara lain MMX, Enhanced 3Dnow!, dan SSE. Besar L1 Cache 128 KB, yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB. Prosesor ini bekerja pada voltase 1,75 Volt dengan TDP 46,1 Watt hingga 66.0 Watt. Prosesor yang beredar di pasaran, berkecepatan 1000 MHz hingga 1733 MHz.



1.1.3. Athlon MP nama core Thoroughbred ( Model 8 )
Terdapat dua jenis prosesor Athlon MP Thoroughbred, yaitu Thoroughbred A dan Thoroughbred B. Keduanya dibangun menggunakan teknologi manufaktur yang sama, yaitu 130 nm. Luasan core Thoroughbred A 81 mm2, sedangkan luasan core Thoroughbred B 85 mm2. Keduanya mengandung jumlah transistor yang sama, yaitu 37,2 juta transistor, memiliki 462 pin OPGA (Organic Pin Grid Array), didesain menggunakan soket A. Fitur teknologi yang ditanamkan ke dalam prosesor, antara lain MMX, Enhanced 3Dnow!, dan SSE. Besar L1 Cache 128 KB, yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi, serta L2 Cache integrated sebesar 256 KB. Prosesor ini bekerja pada voltase 1,60 Volt atau 165 Volt dengan TDP 58,2 Watt atau 60.0 Watt tergantung model prosesor. Pertama kali dirilis pada tanggal 27 Agustus 2002. Prosesor yang beredar di pasaran, berkecepatan 1000 MHz hingga 1733 MHz.

1.1.4. Athlon MP nama core Barton (Model 10)
Prosesor Athlon MP Barton berbeda dengan Athlon MP Mustang, Palomino, maupun Thoroughbred. Prosesor Barton mempunyai L2 Cache dua kali lebih besar, yaitu 512 KB. Luasan core-nya 101 mm2, mengandung jumlah transistor yang juga lebih banyak, yaitu 54,3 juta transistor.
Prosesor ini diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 462 pin OPGA (Organic Pin Grid Array), didesain menggunakan soket A. Fitur teknologi yang ditanamkan ke dalam prosesor, antara lain MMX, Enhanced 3Dnow!, dan SSE. Besar L1 Cache 128 KB, yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi. Prosesor Barton bekerja pada voltase 1,60 Volt dengan TDP 60 Watt. Prosesor yang beredar di pasaran, berkecepatan 2000 MHz hingga 2133 MHz. Dirilis pertama kali pada tanggal 6 Mei 2003.

2.2 OPTERON

Opteron adalah nama prosesor golongan x86 buatan AMD. Opteron termasuk prosesor kelas server. Opteron merupakan prosesor pertama yang menerapkan arsitektur x86-64 (set instruksi AMD64). Di pasaran, prosesor Opteron ini menjadi pesaing prosesor Intel Xeon buatan perusahaan Intel di kelas server.
Prosesor Opteron yang pertama kali diproduksi dan dirilis di pasaran adalah prosesor Opteron single core (core tunggal) bernama sandi Sledge Hammer berbasis mikroarsitektur AMD K8. Dirilis pada tanggal 22 April 2003. Sampai akhir tahun 2007, prosesor Opteron yang terbaru, bernama sandi Barcelona, yang dibuat menggunakan teknologi manufaktur 65 nm. Prosesor Barcelona merupakan prosesor quad core berbasis mikroarsitektur AMD K10. Dirilis pertama kali pada tanggal 10 September 2007.
2.1 Jenis prosesor Opteron
Prosesor Opteron ada yang dibangun untuk konfigurasi single prosesor (prosesor tunggal), dual prosesor, maupun multi prosesor (lebih dari dua prosesor). Konfigurasi ini menunjukkan spesifikasi jumlah prosesor/CPU maksimum yang dapat dipasangan pada satu sistem (mesin) komputer.
2.1.1 Single prosesor
Sebuah prosesor dikatakan berkonfigurasi single prosesor apabila prosesor tersebut hanya dapat berjalan (beroperasi) sendirian atau dapat dikatakan berjalan pada modus satu prosesor saja. Prosesor tersebut tidak dapat dipasangkan dengan prosesor lain agar bekerjasama dalam satu motherboard. Jadi, lebih jelasnya, jika dalam sebuah motherboard dipasangkan hanya sebuah prosesor, maka prosesor tersebut adalah prosesor berkonfigurasi single prosesor. Istilah single prosesor sering disebut dengan nama/istilah uniprosesor. Single prosesor berarti prosesor tunggal (satu prosesor). Contoh prosesor opteron yang memiliki konfigurasi single prosesor, antara lain:
• AMD Opteron seri 100 bernama core Sledge Hammer (single core)
• AMD Opteron seri 100 bernama core Venus (single core)
• AMD Opteron seri 100 bernama core Denmark (dual core)
• AMD Opteron seri 1000 bernama core Santa Ana (dual core)
• AMD Opteron seri 1300 bernama core Budapest (quad core)
2.1.2 Dual prosesor
Istilah dual prosesor berarti prosesor ganda (dua buah prosesor yang berpasangan). AMD juga memproduksi prosesor Opteron yang dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus maksimum dua prosesor. Pada sebuah motherboard, dapat dipasangkan dua buah prosesor. Dengan sendirinya pada motherboard tersebut minimal harus ada dua buah soket untuk dudukan dua buah prosesor. Contoh prosesor Opteron yang memiliki konfigurasi dual prosesor, antara lain:
• AMD Opteron seri 200 bernama core Sledge Hammer (single core)
• AMD Opteron seri 200 bernama core Troy (single core)
• AMD Opteron seri 200 bernama core Italy (dual core)
• AMD Opteron seri 2000 bernama core Santa Rosa (dual core)
• AMD Opteron seri 2300 bernama core Barcelona (quad core)
2.1.3 Multi prosesor
Multi prosesor berarti banyak prosesor, lebih dari satu prosesor atau bahkan lebih dari dua prosesor. Dalam pengertian yang berkaitan dengan prosesor server ini, penulis lebih condong mendefinisikan lebih dari dua prosesor, sebab agar tidak rancu dengan pengertian dual prosesor.
Selain memproduksi prosesor Opteron yang berkonfigurasi single prosesor dan dual prosesor, perusahaan AMD juga memproduksi prosesor Opteron yang dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus lebih dari dua prosesor, misalnya empat prosesor atau delapan prosesor. Contoh prosesor server AMD Opteron yang memiliki konfigurasi multi prosesor, antara lain:
• AMD Opteron seri 800 bernama core Sledge Hammer (single core). Untuk konfigurasi sampai delapan prosesor.
• AMD Opteron seri 800 bernama core Athens (single core). Untuk konfigurasi sampai delapan prosesor.
• AMD Opteron seri 800 bernama core Egypt (dual core). Untuk konfigurasi sampai delapan prosesor.
• AMD Opteron seri 8000 bernama core Santa Rosa (dual core). Untuk konfigurasi sampai delapan prosesor.
• AMD Opteron seri 8300 bernama core Barcelona (quad core). Untuk konfigurasi sampai delapan prosesor.
2.2 Soket-soket prosesor Opteron
Prosesor Opteron menggunakan beberapa jenis soket bergantung varian prosesornya. Beberapa jenis soket yang digunakan prosesor Opteron antara lain soket 939, soket 940, soket AM2, soket AM2+, dan soket F.
2.2.1 Soket 940
Prosesor Opteron Sledge Hammer adalah prosesor kelas server pertama yang dirilis oleh AMD. Prosesor ini. menggunakan soket 940 yang memiliki 940 lubang kontak. Prosesor Opteron lainnya yang menggunakan soket 940, antara lain prosesor Opteron bernama core Troy, Athens, Italy, dan Egypt.
2.2.2 Soket 939
AMD juga memproduksi prosesor Opteron untuk server dan workstation yang menggunakan soket 939. Prosesor ini bersaing di pasaran di kelas low end. Contoh prosesor Opteron pengguna soket 939, antara lain prosesor Opteron bernama core Venus dan Denmark. Prosesor Opteron Venus adalah prosesor single core yang dibuat untuk konfigurasi single prosesor. Sedangkan Opteron Denmark adalah prosesor dual core yang dibuat untuk konfigurasi single prosesor. Hingga awal tahun 2008, prosesor (versi single core maupun dual core) AMD Opteron bersoket 939, hanya diproduksi untuk konfigurasi single prosesor.
2.2.3 Soket AM2

Soket AM2 memiliki 940 lubang kontak. Kompatibel dengan penggunaan DDR2 SDRAM. Prosesor Opteron yang menggunakan soket AM2 tampaknya hanya prosesor dual core yang memiliki konfigurasi single prosesor, yaitu prosesor yang memiliki nama core Santa Ana. Sama seperti generasi prosesor Opteron pendahulunya yang masih menggunakan soket 939 yang juga memiliki konfigurasi single prosesor, prosesor bersoket AM2 ini tergolong sukses dipasarkan oleh AMD. Sampai dengan awal tahun 2008, prosesor AMD Opteron yang menggunakan soket AM2 hanya prosesor Santa Ana.
2.2.4 Soket AM2+
Soket AM2+ adalah soket baru sebagai pengganti soket AM2. Soket AM2+ memiliki 940 lubang kontak, dibuat oleh AMD untuk sistem/konfigurasi single prosesor. Fitur-fitur yang dimilikinya antara lain mendukung penggunaan DDR2 SDRAM dan Hyper Transport 3.
Prosesor-prosesor yang didesain menggunakan soket AM2+ juga dapat dipasangkan pada soket AM2, namun, akan dijalankan menggunakan Hyper Transort 2. Secara elektris soket AM2+ kompatibel dengan soket AM2. Prosesor Opteron yang menggunakan soket AM2+ adalah AMD Opteron bernama core Budapest, merupakan prosesor quad core, di desain untuk konfigurasi single prosesor.
2.2.5 Soket F
Soket F disebut juga dengan nama soket 1207, memiliki titik kontak sebanyak 1207 LGA (LGA 1207 contacts), dibuat oleh perusahaan AMD. Soket ini merupakan soket prosesor Opteron generasi kedua, dilengkapi fitur-fitur antara lain dukungan terhadap penggunaan jenis memori DDR2 SDRAM, meningkatkan konektivitas Hyper Transport 3. Secara fisik, soket F identik dengan soket 1207 FX, tetapi sebenarnya kedua soket tersebut tidak saling kompatibel.
Prosesor Opteron yang menggunakan soket F antara lain AMD Opteron bernama sandi/core Santa Rosa dan Barcelona. Kedua varian prosesor tersebut didesain untuk konfigurasi dual prosesor maupun 8 prosesor (multi prosesor). Sampai awal tahun 2008, tampaknya soket F prosesor Opteron didesain untuk konfigurasi multiprosesor (dua prosesor atau lebih).

Berikut ini disajikan tabel ringkasan varian-varian prosesor server AMD Opteron beserta konfigurasi dan jenis soket yang digunakan.

2.3 Nomor model (seri prosesor) dan artinya
Setiap model prosesor Opteron memiliki kode nomor model atau nomor seri tertentu. Nomor model ini merupakan kode spesifikasi prosesor itu sendiri. Prosesor Opteron generasi pertama (terutama single core) memiliki kode nomor model sebanyak tiga digit angka. Sebagian prosesor diberi kode tambahan dua huruf di belakang kode angka tadi. Sebagai contoh, prosesor AMD Opteron seri 100 Sledge Hammer berkeceparan (clock speed) 2000 MHz versi efisiensi tinggi, prosesor ini memiliki nomor model/seri 146HE. Penulisan selengkapnya adalah Opteron 146HE. Maka, arti nomor model ini adalah:

Jika nomor modelnya hanya terdiri dari tiga digit angka saja, maka kebutuhan dayanya adalah standar.
Prosesor Opteron generasi selanjutnya memiliki kode nomor model sebanyak empat digit angka. Sebagian prosesor diberi kode tambahan dua huruf di belakang kode angka tadi. Sebagai contoh, prosesor AMD Opteron seri 8300 Barcelona berkeceparan (clock speed) 1900 MHz versi efisiensi tinggi, prosesor ini memiliki nomor model/seri 8347HE. Penulisan selengkapnya adalah Opteron 8347HE. Maka, arti nomor model ini adalah:

Jika nomor modelnya hanya terdiri dari empat digit angka saja, maka menunjukkan kebutuhan dayanya adalah standar. Detail makna kode nomor model dapat dijelaskan sebagai berikut:
2.3.1 Kode untuk konfigurasi prosesor
Kode untuk konfigurasi prosesor, baik prosesor Opteron generasi pertama (yang memiliki tiga digit angka) maupun generasi selanjutnya (yang memiliki empat digit angka), selalu diletakkan paling depan atau di-digit awal:
• Jika digit awal tertulis angka 1, maka prosesor tersebut didesain untuk konfigurasi/sistem uniprosesor (single prosesor).
• Jika digit awal tertulis angka 2, maka prosesor tersebut didesain untuk konfigurasi/sistem dual prosesor
• Jika digit awal tertulis angka 8, maka prosesor tersebut didesain untuk konfigurasi 4 atau 8 prosesor
2.3.2 Kode nomor (perioda) rilis prosesor
Kode untuk perioda rilis hanya terdapat pada prosesor Opteron yang memiliki nomor model empat digit angka. Kode untuk perioda rilis ini tertulis pada baris angka kedua (setelah kode untuk konfigurasi prosesor). Pada prosesor yang memiliki nomor model hanya tiga digit, kode untuk perioda rilis ini tidak ada. Hal ini menandakan bahwa prosesor tersebut tergolong prosesor Opteron yang dirilis pada perioda pertama.
Berdasar informasi atau referensi lain yang penulis terima, kode ini juga menunjukkan atau menyatakan tipe memori yang didukung (kompatibel) dengan prosesor tersebut. Kode angka 2 mengartikan prosesor tersebut mendukung penggunaan DDR2 SDRAM.
Perbedaan utama antara prosesor Opteron yang dirilis pada perioda pertama dan kedua terletak pada perbedaan tipe soket yang digunakan, dukungan terhadap penggunaan DDR SDRAM atau DDR2 SDRAM (kompatibilitasnya dengan salah satu tipe memori tersebut), dan ada-tidaknya fitur teknologi AMD Vitualization.
Prosesor AMD Opteron yang dirilis pada perioda pertama (mempunyai tiga digit nomor model), menggunakan soket 940 atau soket 939, mendukung (kompatibel dengan) penggunaan DDR SDRAM, tidak dilengkapi fitur teknologi AMD Virtualization. Sedangkan prosesor AMD Opteron yang dirilis pada perioda kedua dan setelahnya (mempunyai empat digit nomor model), menggunakan soket AM2, AM2+, atau soket F, mendukung (kompatibel dengan) penggunaan DDR2 SDRAM, dan dilengkapi fitur teknologi AMD Virtualization.
2.3.3 Kode untuk performa relatif prosesor
Dua digit terakhir dari nomor model prosesor Opteron, menunjukkan angka perbandingan performa relatif atau kecepatan/kinerja masing-masing prosesor. Untuk prosesor-prosesor Opteron yang menggunakan soket 940 atau 939, jika kode angkanya bernilai 60 atau lebih, menunjukkan bahwa prosesor tersebut adalah prosesor dual core. Namun, arti kode angka 60 atau lebih itu tidak berlaku untuk prosesor Opteron yang menggunakan soket AM2, AM2+, ataupun Soket F. Sebab prosesor-prosesor tersebut memang memiliki core lebih dari satu buah (yaitu dual core atau quad core).
2.3.4 Kode besarnya daya yang dibutuhkan oleh prosesor
Seperti telah diungkapkan sebelumnya, setelah nomor model (di akhir nomor model) kadang-kadang terdapat tambahan kode huruf/label. Kode ini menunjukkan besarnya kebutuhan daya (power) yang diperlukan oleh prosesor.
• Kode HE menunjukkan prosesor tersebut membutuhkan daya yang rendah, nilai ACP 55 Watt, TDP 68 Watt.
• Kode EE menunjukkan prosesor tersebut membutuhkan daya yang lebih rendah lagi (lebih rendah dari yang berkode HE), nilai TDP kurang lebih 30 Watt hingga 31 Watt.
• Kode SE menunjukkan prosesor tersebut memiliki performa tinggi dengan nilai TDP yang tinggi. Kebutuhan dayanya lebih tinggi dari kisaran normal prosesor yang segolongan dengannya.
Catatan: HE kependekan dari High-Efficiency (efisiensi tinggi). EE kependekan dari Energy-Efficient (efisien energi).
2.4 Prosesor Opteron single core (AMD K8)
Prosesor Opteron yang pertama kali dirilis adalah prosesor single core (core tunggal). Dalam perjalanannya, terdapat kurang lebih 15 varian (15 seri) prosesor opteron single core yang pernah diproduksi oleh AMD. Prosesor-prosesor tersebut antara lain:
o Opteron seri100 nama core SledgeHammer, terdiri dari tiga versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
– versi energy-efficient
o Opteron seri 200 nama core SledgeHammer, terdiri dari tiga versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
– versi energy-efficient
o Opteron seri 800 nama core SledgeHammer, terdiri dari tiga versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
– versi energy-efficient
o Opteron seri 100 nama core Venus, terdiri dari dua versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
o Opteron seri 200 nama core Troy, terdiri dari dua versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
o Opteron seri 800 nama core Athens, terdiri dari dua versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
Prosesor Opteron single core ada yang dibangun untuk konfigurasi single prosesor (prosesor tunggal), dual prosesor, maupun multi prosesor (lebih dari dua prosesor). Sebagian diantaranya diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm dan sebagian yang lain diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm. Begitu pula tipe soket yang digunakan, sebagian menggunakan tipe soket 940, sebagian yang lain menggunakan tipe soket 939.
Seluruh prosesor Opteron single core dibangun menggunakan mikroarsitektur K8, memiliki L1 Cache 128 KB (yang terdiri dari 64 KB untuk cache data, 64 KB untuk cache instruksi), dan L2 Cache sebesar 1024 KB fullspeed (berkecepatan penuh, artinya kecepatan cache sama dengan kecepatan prosesornya). Prosesor-prosesor tersebut minimal dilengkapi fitur-fitur teknologi MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), mendukung panggunaan DDR SDRAM.
2.4.1 Prosesor AMD Opteron seri 100 nama core SledgeHammer versi standard-power
Prosesor ini didesain hanya untuk konfigurasi single prosesor. Diproduksi dengan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 940 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket 940. Chip silikon prosesor mengandung 105,9 juta transistor dengan luasan core 193 mm2.
Prosesor-prosesor yang memiliki ‘Part Number’ berakhiran dengan label AG, mampu mendukung DDR SDRAM sampai PC2700, sedangkan prosesor yang memiliki ‘Part Number’ berakhiran dengan label selain AG, mampu mendukung DDR SDRAM sampai PC3200.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1400 MHz hingga 2400 MHz. VCore 1,50 Volt atau 1,55 Volt, dengan TDP berkisar 82,1 Watt hingga 89 Watt, bergantung model prosesornya. Pertama kali dirilis pada bulan Juni 2003.

Berikut ini daftar model prosesor Opteron seri 100 nama core SledgeHammer versi standard-power yang telah diproduksi oleh perusahaan AMD.

2.4.2 Prosesor AMD Opteron seri 100 nama core SledgeHammer versi high-efficiency
Prosesor ini didesain hanya untuk konfigurasi single prosesor. Diproduksi dengan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 940 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket 940, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM hingga PC3200. Chip silikon prosesor mengandung 105,9 juta transistor dengan luasan core 193 mm2.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate 2000 MHz, VCore 1,30 Volt dengan TDP 55 Watt. Konsumsi energi lebih rendah dibandingkan prosesor pendahulunya (versi standart power). Pertama kali dirilis pada bulan Maret 2004.

2.4.3 Prosesor AMD Opteron seri 100 nama core SledgeHammer versi energy-efficient
Sama seperti prosesor pendahulunya, prosesor ini didesain hanya untuk konfigurasi single prosesor. Diproduksi dengan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 940 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket 940, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM hingga PC3200. Chip silikon prosesor mengandung 105,9 juta transistor dengan luasan core 193 mm2.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate 1400 MHz, VCore 1,15 Volt dengan TDP 30 Watt. Dibandingkan kedua versi prosesor sebayanya (versi standard-power dan high-efficiency), prosesor ini paling irit terhadap konsumsi energi. Pertama kali dirilis pada bulan Maret 2004.

2.4.4 Prosesor AMD Opteron seri 200 nama core SledgeHammer versi standard-power
Prosesor ini didesain untuk konfigurasi dual prosesor, artinya prosesor dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus maksimum dua prosesor. Prosesor Opteron seri 200 nama core SledgeHammer versi standard-power, diproduksi dengan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 940 pin CµPGA dan didesain menggunakan soket 940. Chip silikon prosesor mengandung 105,9 juta transistor dengan luasan core 193 mm2.
Prosesor-prosesor yang memiliki ‘Part Number’ berakhiran dengan label AH, mampu mendukung DDR SDRAM sampai PC2700, sedangkan prosesor yang memiliki ‘Part Number’ berakhiran dengan label selain AH, mampu mendukung DDR SDRAM sampai PC3200.

Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1400 MHz hingga 2400 MHz. VCore 1,50 Volt atau 1,55 Volt, dengan TDP berkisar 82,1 Watt hingga 89 Watt, bergantung model prosesornya. Pertama kali dirilis pada bulan April 2003

2.4.5 Prosesor AMD Opteron seri 200 nama core SledgeHammer versi high-efficiency
Prosesor ini juga dirancang untuk konfigurasi dual prosesor. Diproduksi dengan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 940 pin CµPGA dan didesain menggunakan soket 940, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM hingga PC3200. Chip silikon prosesor mengandung 105,9 juta transistor dengan luasan core 193 mm2.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate 2000 MHz, VCore 1,30 Volt dengan TDP 55 Watt. Konsumsi energi lebih rendah dibandingkan prosesor versi standart power. Pertama kali dirilis pada bulan Maret 2004.

2.4.6 Prosesor AMD Opteron seri 200 nama core SledgeHammer versi energy-efficient.
Sama seperti kedua versi prosesor sebelumnya, prosesor ini juga dirancang untuk konfigurasi dual prosesor. Diproduksi dengan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 940 pin CµPGA dan didesain menggunakan soket 940, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM hingga PC3200. Chip silikon prosesor mengandung 105,9 juta transistor dengan luasan core 193 mm2.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate 1400 MHz, VCore 1,15 Volt dengan TDP 31 Watt. Dibandingkan kedua versi prosesor sejenisnya (versi standard-power dan high-efficiency), prosesor ini paling irit terhadap konsumsi energi. Pertama kali dirilis pada bulan Maret 2004.

2.4.7 Prosesor AMD Opteron seri 800 nama core SledgeHammer versi standard-power
Prosesor ini didesain untuk konfigurasi delapan prosesor, yaitu dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus maksimum delapan prosesor. Prosesor Opteron seri 800 nama core SledgeHammer versi standard-power, diproduksi dengan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 940 pin CµPGA dan didesain menggunakan soket 940. Chip silikon prosesor mengandung 105,9 juta transistor dengan luasan core 193 mm2.
Prosesor-prosesor yang memiliki ‘Part Number’ berakhiran dengan label AI, mampu mendukung DDR SDRAM sampai PC2700, sedangkan prosesor yang memiliki ‘Part Number’ berakhiran dengan label selain AI, mampu mendukung DDR SDRAM sampai PC3200.

Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1400 MHz hingga 2400 MHz. VCore 1,50 Volt atau 1,55 Volt, dengan TDP berkisar 82,1 Watt hingga 89 Watt, bergantung model prosesornya. Pertama kali dirilis pada bulan Juni 2003.

2.4.8 Prosesor AMD Opteron seri 800 nama core SledgeHammer versi high-efficiency
Prosesor ini dirancang untuk konfigurasi delapan prosesor. Diproduksi dengan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 940 pin CµPGA dan didesain menggunakan soket 940, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM hingga PC3200. Chip silikon prosesor mengandung 105,9 juta transistor dengan luasan core 193 mm2.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate 2000 MHz, VCore 1,30 Volt dengan TDP 55 Watt. Konsumsi energi lebih rendah dibandingkan prosesor versi standart power. Pertama kali dirilis pada bulan Maret 2004.

2.4.9 Prosesor AMD Opteron seri 800 nama core SledgeHammer versi energy-efficient.
Sama seperti kedua versi prosesor sebelumnya, prosesor ini juga dirancang untuk konfigurasi delapan prosesor. Diproduksi dengan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 940 pin CµPGA dan didesain menggunakan soket 940, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM hingga PC3200. Chip silikon prosesor mengandung 105,9 juta transistor dengan luasan core 193 mm2.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate 1400 MHz, VCore 1,15 Volt dengan TDP 30 Watt. Dibandingkan kedua versi prosesor sejenisnya (versi standard-power dan high-efficiency), prosesor ini paling irit terhadap konsumsi energi. Pertama kali dirilis pada bulan Maret 2004.

2.4.10 Prosesor AMD Opteron seri 100 nama core Venus versi standard-power.
Berbeda dengan prosesor Sledge Hammer yang masih menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, prosesor Opteron Venus selangkah lebih maju, dibangun menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 939 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket 939. Didesain hanya untuk konfigurasi single prosesor. Ukuran core (chip silikon)-nya lebih kecil, seluas 115 mm2 tetapi mengandung transistor yang lebih banyak, yaitu 114 juta transistor. Prosesor ini dilengkapi fitur baru, yaitu SSE3 dan PowerNow!. Fitur tersebut tidak dimiliki oleh prosesor Opteron Sledge Hammer.

Prosesor Opteron Venus mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM sampai PC3200. Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1800 MHz hingga 3000 MHz. VCore 1,35 Volt/1,4 Volt, dengan TDP berkisar 67 Watt hingga 104 Watt, bergantung model prosesornya. Pertama kali dirilis pada tanggal 2 Agustus 2005.

2.4.11 Prosesor AMD Opteron seri 100 nama core Venus versi high-efficiency.
Prosesor ini didesain untuk konfigurasi single prosesor. Diproduksi dengan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 939 pin OµPGA dan dirancang menggunakan soket 939, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM hingga PC3200. Chip silikon prosesor mengandung 114 juta transistor dengan luasan core 115 mm2. Sama seperti prosesor AMD Opteron ‘Venus’ versi standard-power, prosesor versi high-efficiency ini juga dilengkapi fitur baru SSE3 dan PowerNow!.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate 2200 MHz, VCore 1,4 Volt dengan TDP 55 Watt. Konsumsi energi lebih rendah dibandingkan prosesor versi standart power.

2.4.12 Prosesor AMD Opteron seri 200 nama core Troy versi standard-power
Prosesor ini didesain untuk konfigurasi dual prosesor, yaitu dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus maksimum dua prosesor. Prosesor tersebut diproduksi dengan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 940 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket 940. Mirip dengan prosesor Venus, Chip silikon prosesor Troy mengandung 114 juta transistor dengan luasan core 115 mm2 dan dilengkapi tambahan fitur SSE3 dan PowerNow!, serta mampu mendukung DDR SDRAM sampai PC3200.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1600 MHz hingga 3000 MHz. VCore 1,35 Volt/1,4 Volt, dengan TDP berkisar 67 Watt atau 92,6 Watt, bergantung model prosesornya. Pertama kali dirilis pada Desember 2004.


2.4.13 Prosesor AMD Opteron seri 200 nama core Troy versi high-efficiency.
Prosesor ini didesain untuk konfigurasi dual prosesor, diproduksi dengan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 940 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket 940. Chip silikonnya mengandung 114 juta transistor dengan luasan core 115 mm2 dan dilengkapi fitur SSE3 dan PowerNow!, serta mampu mendukung DDR SDRAM sampai PC3200.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 2000 MHz hingga 2400 MHz. VCore 1,35 Volt hingga 1,4 Volt, dengan TDP berkisar 55 Watt Dengan demikian lebih irit terhadap kebutuhan power (daya). Pertama kali dirilis pada bulan Maret 2005.

2.4.14 Prosesor AMD Opteron seri 800 nama core Athens versi standard-power
Prosesor ini didesain untuk konfigurasi delapan prosesor, yaitu dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus maksimum delapan prosesor. Prosesor Opteron seri 800 nama core Athens versi standard-power, diproduksi dengan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 940 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket 940, mampu mendukung DDR SDRAM sampai PC3200. Chip silikon prosesor mengandung 114 juta transistor dengan luasan core 115 mm2. Sama seperti prosesor Opteron Venus dan Troy, prosesor Opteron Athens juga dilengkapi fitur SSE3 dan PowerNow!,
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1600 MHz hingga 3000 MHz. VCore 1,35 Volt/1,40 Volt, dengan TDP berkisar 85,3 Watt hingga 92,6 Watt, bergantung model prosesornya. Pertama kali dirilis pada bulan

2.4.15 Prosesor AMD Opteron seri 800 nama core Athens versi high-efficiency
Prosesor ini didesain untuk konfigurasi delapan prosesor, diproduksi dengan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 940 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket 940, mampu mendukung DDR SDRAM sampai PC3200. Chip silikon prosesor mengandung 114 juta transistor dengan luasan core 115 mm2, dilengkapi fitur SSE3 dan PowerNow!,
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 2000 MHz hingga 2400 MHz. VCore 1,35 Volt hingga 1,40 Volt, dengan TDP 55 Watt. Prosesor ini lebih irit terhadap kebutuhan power (daya) dibandingkan versi standart power. Pertama kali dirilis pada bulan Maret 2005.

2.5 Prosesor Opteron dual core (AMD K8)
Prosesor Opteron dual core dirilis pertama kali pada bulan April 2005. Tiga tahun kemudian (sampai bulan April 2008) terdapat kurang lebih sebelas varian prosesor Opteron dual core yang telah diproduksi oleh AMD. Sebelas varian tersebut antara lain:
o Opteron seri 100 nama core Denmark.
o Opteron seri 200 nama core Italy, terdiri dari dua versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
o Opteron seri 800 nama core Egypt, terdiri dari dua versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
o Opteron seri 1000 nama core Santa Ana, terdiri dari dua versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
o Opteron seri 2000 nama core Santa Rosa, terdiri dari dua versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
o Opteron seri 8000 nama core Santa Rosa, terdiri dari dua versi, yaitu:
– versi standard-power
– versi high-efficiency
Prosesor Opteron dual core ada yang dibangun untuk konfigurasi single prosesor (prosesor tunggal, kelompok seri 100 atau 1000), dual prosesor (kelompok seri 200 atau 2000), maupun multi prosesor (lebih dari dua prosesor, kelompok seri 800 atau 8000). Sampai saat ini (April 2008), seluruh varian prosesor Opteron dual core diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, berbasis mikroarsitektur K8. Kapasitas L1 Cache 256 KB (2×128 KB) dan L2 Cache 2048 KB (2×1024 KB), didukung teknologi Hyper Transport 1000 MHz. Prosesor-prosesor tersebut minimal dilengkapi fitur-fitur teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64).
Tipe soket yang digunakan bervariasi, soket 939, soket 940, soket AM2, soket F, bergantung varian prosesornya. Sebagian varian kompatibel DDR SDRAM, sebagian varian lainnya mendukung penggunaan DDR2 SDRAM.
2.5.1 Prosesor AMD Opteron dual core seri 100 nama core Denmark.
Prosesor ini memiliki 939 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket 939. Dirancang hanya untuk konfigurasi single prosesor. Chip silikon prosesor mengandung 233 juta transistor dengan luasan core 199 mm2, dilengkapi fitur PowerNow!.

Prosesor Opteron Denmark mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM sampai PC3200. Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1800 MHz hingga 2600 MHz. VCore 1,35 Volt/1,30 Volt, dengan TDP 110 Watt. Pertama kali dirilis pada bulan Agustus 2005.

2.5.2 Prosesor AMD Opteron dual core seri 200 nama core Italy versi Standart power.
Berbeda dengan prosesor Denmark, prosesor dual core ini dirancang untuk konfigurasi dual prosesor, memiliki 940 pin CµPGA dan didesain menggunakan soket 940. Fitur-fitur lainnya mirip dengan prosesor Denmark, yaitu chip silikon prosesor mengandung 233 juta transistor dengan luasan core 199 mm2, dilengkapi fitur PowerNow!, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM sampai PC3200.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1800 MHz hingga 2800 MHz. VCore 1,35 Volt/1,30 Volt, dengan TDP 95 Watt. Pertama kali dirilis pada bulan

2.5.3 Prosesor AMD Opteron dual core seri 200 nama core Italy versi high efficiency.
Sama dengan prosesor Italy versi standart power, prosesor dual core ini dirancang untuk konfigurasi dual prosesor, memiliki 940 pin CµPGA dan didesain menggunakan soket 940. Fitur-fitur lainnya juga tidak berbeda, yaitu chip silikon prosesor mengandung 233 juta transistor dengan luasan core 199 mm2, dilengkapi fitur PowerNow!, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM sampai PC3200.
Perbedaannya terletak pada kisaran clock rate prosesor yang diproduksi dan besarnya VCore dan TDP yang dibutuhkan oleh prosesor ini. Prosesor Italy versi high efficiency diproduksi dengan clock rate berkisar 1600 MHz hingga 2200 MHz, VCore 1,15 Volt/1,20 Volt, dengan TDP 55 Watt. Prosesor tersebut lebih hemat (irit) terhadap penggunaan energi dan membutuhkan daya (power) yang jauh lebih rendah dibandingkan versi standart power. Pertama kali dirilis pada bulan Agustus 2005.

2.5.4 Prosesor AMD Opteron dual core seri 800 nama core Egypt versi Standart power.
Prosesor dual core Egypt dirancang untuk konfigurasi delapan prosesor, memiliki 940 pin CµPGA dan didesain menggunakan soket 940. Fitur-fitur lainnya tidak berbeda dengan prosesor Italy, yaitu chip silikon prosesor mengandung 233 juta transistor dengan luasan core 199 mm2, dilengkapi fitur PowerNow!, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM sampai PC3200.

Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1800 MHz hingga 2800 MHz. VCore 1,35 Volt/1,30 Volt, dengan TDP 95 Watt. Pertama kali dirilis pada bulan April 2005.

2.5.5 Prosesor AMD Opteron dual core seri 800 nama core Egypt versi high efficiency.
Tidak berbeda dengan prosesor Egypt versi standart power, prosesor dual core ini dirancang untuk konfigurasi delapan prosesor, memiliki 940 pin CµPGA dan didesain menggunakan soket 940. Fitur-fitur lainnya juga tidak berbeda, yaitu chip silikon prosesor mengandung 233 juta transistor dengan luasan core 199 mm2, dilengkapi fitur PowerNow!, mampu mendukung penggunaan DDR SDRAM sampai PC3200.
Perbedaannya terletak pada kisaran clock rate prosesor yang diproduksi dan besarnya VCore dan TDP yang dibutuhkan oleh prosesor ini. Prosesor Egypt versi high efficiency diproduksi dengan clock rate berkisar 1600 MHz hingga 2200 MHz, VCore 1,15 Volt/1,20 Volt, dengan TDP 55 Watt. Prosesor tersebut lebih hemat (irit) terhadap penggunaan energi dan membutuhkan daya (power) yang jauh lebih rendah dibandingkan versi standart power. Pertama kali dirilis pada bulan

2.5.6 Prosesor AMD Opteron dual core seri 1000 nama core Santa Ana.
Prosesor dual core Santa Ana dirancang untuk konfigurasi single prosesor. Prosesor ini berbeda dengan prosesor dual core pendahulunya. Prosesor Santa Ana memiliki 940 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket AM2, dilengkapi fitur AMD Virtualization dan Cool’n Quiet. Chip silikon prosesor mengandung 243 juta transistor dengan luasan core 220 mm2, mampu mendukung penggunaan DDR2 SDRAM sampai PC2-6400.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1800 MHz hingga 3000 MHz. VCore 1,30 Volt hingga 1,40 Volt, dengan TDP 103 Watt hingga 125 Watt. Pertama kali dirilis pada tanggal 15 Agustus 2006.

2.5.7 Prosesor AMD Opteron dual core seri 1000 nama core Santa Ana versi high efficiency.
Prosesor dual core Santa Ana versi high efficiency juga dirancang untuk konfigurasi single prosesor, memiliki 940 pin OµPGA dan didesain menggunakan soket AM2, dilengkapi fitur AMD Virtualization dan Cool’n Quiet. Chip silikon prosesor mengandung 243 juta transistor dengan luasan core 220 mm2, mampu mendukung penggunaan DDR2 SDRAM sampai PC2-6400.
Perbedaannya terletak pada kisaran clock rate prosesor yang diproduksi dan besarnya VCore dan TDP yang dibutuhkan oleh prosesor ini. Prosesor Santa Ana versi high efficiency diproduksi dengan clock rate berkisar 1800 MHz hingga 2600 MHz, VCore 1,20 Volt/1,25 Volt, dengan TDP 65 Watt, membuat prosesor ini lebih hemat (irit) terhadap penggunaan energi dan membutuhkan daya (power) yang jauh lebih rendah dibandingkan versi pendahulunya. Pertama kali dirilis pada bulan Februari 2007.

2.5.8 Prosesor AMD Opteron dual core seri 2000 nama core Santa Rosa.
Prosesor dual core Santa Rosa dirancang untuk konfigurasi dual prosesor. Berbeda dengan prosesor dual core pendahulunya, prosesor Santa Rosa memiliki 1027 titik kontak LGA dan didesain menggunakan soket F. Fitur-fitur teknologi yang dimiliki mirip dengan prosesor Santa Ana. Prosesor Santa Rosa dilengkapi fitur AMD Virtualization dan Cool’n Quiet. Chip silikon prosesor mengandung 243 juta transistor dengan luasan core 220 mm2, mampu mendukung penggunaan DDR2 SDRAM sampai PC2-5300.

Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1800 MHz hingga 3200 MHz. VCore 1,30 Volt hingga 1,375 Volt, dengan TDP 95 Watt hingga 119 Watt. Pertama kali dirilis pada tanggal 15 Agustus 2006.

2.5.9 Prosesor AMD Opteron dual core seri 2000 nama core Santa Rosa versi high efficiency.
Seperti halnya prosesor Opteron Santa Rosa pendahulunya, prosesor ini dirancang untuk konfigurasi dual prosesor. Namun, prosesor versi high efficiency ini membutuhkan daya (power) yang lebih rendah, lebih irit energi. Prosesor tersebut bekerja pada tegangan 1,20 Volt/1,25 Volt, dengan TDP 68 Watt.
Teknologi yang dimiliki mirip dengan versi pendahulunya, yaitu didesain menggunakan soket F (memiliki 1027 titik kontak LGA), dilengkapi fitur AMD Virtualization dan Cool’n Quiet. Chip silikon prosesor mengandung 243 juta transistor dengan luasan core 220 mm2, mampu mendukung penggunaan DDR2 SDRAM sampai PC2-5300.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1800 MHz hingga 2600 MHz. Pertama kali dirilis pada tanggal 15 Agustus 2006.

2.5.10 Prosesor AMD Opteron dual core seri 8000 nama core Santa Rosa.
Prosesor dual core Santa Rosa seri 8000 dirancang untuk konfigurasi delapan prosesor, didesain menggunakan soket F (memiliki 1027 titik kontak LGA), dilengkapi fitur-fitur teknologi yang tidak berbeda dengan prosesor Santa Rosa seri 2000 (dual prosesor), yaitu AMD Virtualization dan Cool’n Quiet. Chip silikon prosesor mengandung 243 juta transistor dengan luasan core 220 mm2, mampu mendukung penggunaan DDR2 SDRAM sampai PC2-5300.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 2000 MHz hingga 3200 MHz. VCore 1,30 Volt hingga 1,375 Volt, dengan TDP 95 Watt hingga 120 Watt. Pertama kali dirilis pada tanggal 15 Agustus 2006.

2.5.11 Prosesor AMD Opteron dual core seri 8000 nama core Santa Rosa versi high efficiency
Prosesor Santa Rosa seri 8000 versi high efficiency dirancang untuk konfigurasi delapan prosesor, didesain menggunakan soket F (memiliki 1027 titik kontak LGA), dilengkapi fitur AMD Virtualization dan Cool’n Quiet. Chip silikon prosesor mengandung 243 juta transistor dengan luasan core 220 mm2, mampu mendukung penggunaan DDR2 SDRAM sampai PC2-5300.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 2000 MHz hingga 2600 MHz. VCore 1,20 Volt/1,25 Volt, dengan TDP 68 Watt. Dengan demikian prosesor ini mengkonsumsi daya yang lebih rendah 9lebih irit) dari versi standartnya. Pertama kali dirilis pada tanggal 15 Agustus 2006.


2.6 Prosesor Opteron quad core (AMD K10)

Prosesor Opteron quad core, pertama kali dirilis olen AMD pada tanggal 10 September 2007. Hingga bulan April 2008, AMD telah menawarkan beberapa varian prosesor ini untuk bersaing di kelas server dengan produsen prosesor lainnya. Varian-varian yang telah dirilis antara lain:
o Prosesor Opteron seri 1300 nama core Budapest yang didesain untuk konfigurasi single prosesor (prosesor tunggal).
o Prosesor Opteron seri 2300 nama core Barcelona, terdiri dari dua versi, yang keduanya didesain untuk konfigurasi dual prosesor.
o Prosesor Opteron seri 8300 nama core Barcelona, juga terdiri dari dua versi, yang didesain untuk konfigurasi delapan prosesor.
Prosesor Opteron quad core diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 65 nm, seluruhnya berbasis mikroarsitektur K10. Kapasitas L1 Cache 128 KB per core, sehingga totalnya 512 KB (4×128 KB) dan L2 Cache 512 KB fullspeed per core, sehingga totalnya 2048 KB (4×512 KB), serta L3 Cache sebesar 2048 KB berlaku ‘share’ (L3 cache ini bisa digunakan bersama-sama oleh keempat core). Prosesor-prosesor tersebut minimal dilengkapi fitur-fitur teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSE4a, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), AMD Virtualization, serta kompatibel dengan penggunaan DDR2 SDRAM.
2.6.1 Prosesor AMD Opteron quad core seri 1300 nama core Budapest
Prosesor Opteron bernama core Budapest didesain untuk konfigurasi single prosesor, menggunakan soket AM2+, mendukung penggunaan DDR2 SDRAM PC6400.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 2100 MHz hingga 2300 MHz, dengan TDP 95 Watt. Pertama kali dirilis pada bulan April 2008.

2.6.2 Prosesor AMD Opteron quad core seri 2300 nama core Barcelona
Prosesor Opteron Barcelona didesain untuk konfigurasi dual prosesor, menggunakan soket F, mendukung penggunaan DDR2 SDRAM PC5300.
Prosesor ini diproduksi dengan clock rate berkisar 1900 MHz hingga 2500 MHz, dengan ACP 75 Watt dan TDP 95 Watt. Pertama kali dirilis pada tanggal 10 September 2008.

2.6.3 Prosesor AMD Opteron quad core seri 2300 nama core Barcelona versi high-efficiency
Prosesor Opteron ini didesain untuk konfigurasi dual prosesor, menggunakan soket F, mendukung penggunaan DDR2 SDRAM PC5300. Prosesor Barcelona versi high-efficiency diproduksi dengan clock rate berkisar 1700 MHz hingga 1900 MHz, bekerja pada tegangan 1.15 Volt, dengan ACP 55 Watt dan TDP 68 Watt, jauh lebih rendah dibandingkan versi sebelumnya. Dengan demikian prosesor ini lebih irit (hemat) terhadap penggunaan energi, membutuhkan daya (listrik) yang lebih rendah. Pertama kali dirilis pada tanggal 10 September 2008.

2.6.4 Prosesor AMD Opteron quad core seri 8300 nama core Barcelona
Prosesor Opteron ini didesain untuk konfigurasi delapan prosesor, menggunakan soket F, mendukung penggunaan DDR2 SDRAM PC5300, diproduksi dengan clock rate berkisar 1900 MHz hingga 2500 MHz, dengan ACP 75 Watt hingga 105 Watt dan TDP 95 Watt hingga 119.2 Watt. Pertama kali dirilis pada tanggal 10 September 2008.

2.6.5 Prosesor AMD Opteron quad core seri 8300 nama core Barcelona versi high-efficiency
Prosesor Opteron ini didesain untuk konfigurasi delapan prosesor, menggunakan soket F, mendukung penggunaan DDR2 SDRAM PC5300. Prosesor Barcelona versi high-efficiency diproduksi dengan clock rate berkisar 1800 MHz hingga 1900 MHz, bekerja pada tegangan 1.15 Volt, dengan ACP 55 Watt dan TDP 68 Watt, jauh lebih rendah dibandingkan versi sebelumnya. Dengan demikian prosesor ini lebih irit (hemat) terhadap penggunaan energi, membutuhkan daya (listrik) yang lebih rendah. Pertama kali dirilis pada tanggal 10 September 2008.

Agustus 15, 2008 - Posted by | AMD | , , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: