Gpinkom Weblog

Forum Insan Komputer

Penjelasan tentang fitur-fitur (AMD)

a. Multi-graphics
Teknologi kartu grafis ATI CrossFire X memungkinan penggunaan lebih dari satu kartu grafis yang dipasang serempak. Teknologi kartu grafis ini mampu meningkatkan tampilan visual dan kemampuan rendering gambar tiga dimensi (3D). Penggunaan lebih dari satu kartu grafis yang dipasang secara serempak, sangat memungkinkan penggunaan monitor hingga delapan monitor sekaligus.

Chipset AMD 790X, dilengkapi fitur teknologi CrossFireX yang memberikan peluang pemasangan hingga empat kartu grafis. Chipset ini menyediakan fasilitas empat slot fisik PCI-E x16. Pernah dilaporkan bahwa pemasangan 3 buah kartu grafis CrossFire dapat meningkatkan performa hingga 2,6 kali dibandingkan penggunaan satu buah kartu grafis. Sedangkan penggunaan 4 buah kartu grafis, dapat meningkatkan performa hingga lebih dari 3,3 kali dibandingkan penggunaan satu buah kartu grafis.
Pada seri chipset ini, juga disediakan tipe chipset AMD 790X yang hanya menyediakan dukungan 2 slot PCI-E x16, satu slot diantaranya beroperasi dengan bandwidth x8 (dual-card 16x-8x CrossFire). Chipset ini mampu mendukung penggunaan hingga 4 buah monitor.
Chipset 790GX IGP juga memberikan dukungan penggunaan multi-graphics yang dikenal dengan nama Hybrid CrossFire X.

b. AMD OverDrive
AMD OverDrive, fitur ini merupakan aplikasi yang didesain untuk meningkatkan performa sistem yang dapat dipilih melalui daftar pilihan (item) yang tersedia seperti disajikan pada daftar berikut.
o Real-time Overclocking:
* Mode Novice: mode ini disediakan untuk pengguna yang tidak terbiasa dengan penggunaan system tuning. Tersedia pilihan system tuning mulai level 0 hingga level 10.
* Mode Advanced: mode ini disediakan untuk pengguna yang lebih mahir atau sudah terbiasa (berpengalaman) dengan berbagai variasi sistem penyetelan (fine tune). Pada mode ini disediakan sarana penyetelan atau pengaturan untuk parameter-parameter tententu, antara lain penyetelan:

  • Clock frequencies: frekuensi clock independen untuk core prosesor independen (hanya untuk prosesor Phenom).
  • PCI-lanes (Jalur PCI-E )
  • System bus frequency (frekuensi dari sistem bus)
  • Multiplier untuk setiap core CPU dan penurunan link HyperTransport.
  • Voltase CPU (VID dan VDDC)
  • HyperTransport CPU
  • Memori DDR2 (VDDQ dan VTT)
  • Core Northbridge (VCore) dan Northbridge PCI-E

* Auto Clock: untuk penyetelan fine-tuning dan overclocking otomatis.
o Memory fine-tuning: penyetelan memori DDR2
o System monitoring (pemantauan):

 System information (informasi)
* Simple mode (mode sederhana): Windows Task Manager meliputi pemantauan terhadap:

  • Frekuensi clock dari core CPU
  • CPU Multipliers
  • Voltase atau tegangan core CPU (VCore)
  • Temperatur CPU
  • Rincian GPU yang meliputi: frekuensi core GPU, frekuensi memori video
  • Serta parameter-parameter yang meliputi frekuensi system bus, frekuensi southbridge, frekuensi jalur PCI-E dan frekuensi memori.

* Detailed mode (mode rinci) : mencakup seluruh informasi yang lebih rinci dari item-item yang ditampilkan pada simple mode dengan tambahan informasi tentang:

  • cache CPU
  • voltase atau tegangan CPU
  • rincian tentang memori yang meliputi frekuensi memori dan penyetelan SPD (SPD settings), frekuensi HyperTransport dan lebar link.

 System Monitor
 System benchmark (bersifat opsional atau pilihan): pengujian yang hasil nilainya menggambarkan performa relatif sistem komputer tersebut. Pengujian ini meliputi pengujian komputasi (perhitungan) integer, komputasi (perhitungan) floating-point, kecepatan memori dan kecepatan cache.
 Processor stability test = pengujian kestabilan prosesor (bersifat opsional atau pilihan): biasanya pengujian dilakukan selama satu jam. Dapat juga pengujian dilakukan sedikitnya selama satu menit atau maksimum selama tujuh hari. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah sistem menjadi tidak stabil terutama ketika dalam kondisi diberi beban penuh setelah dilakukan pengaturan (fine-tuning). Pengujian ini meliputi:
* Pengujian kalkulasi integer (integer units) dan pengujian stack operations untuk setiap core prosesor
* Pengujian kalkulasi floating-point (128-bit FPU) untuk setiap core prosesor
* Uji kalkulasi (hanya untuk prosesor Phenom)
* Uji pengecekan/pemeriksaan register MCA.
o Maintenance/User-friendly functionalities:
* Profile(s) saving and loading capabilities
* Ccatatan output
Seluruh chipset seri AMD700, termasuk chipset seri AMD 740, dilengkapi dukungan aplikasi ini (AMD OverDrive).

c. AutoXpress
Teknologi AutoXpress adalah fitur yang berguna untuk menyetel atau mengatur peningkatan performa secara otomatis. Fitur AutoXpress tersedia pada chipset-chipset AMD 790FX (nama sandi RD790), 790X (nama sandi RD780) dan chipset 770 (nama sandi RX780). Fitur teknologi AutoXpress ini mirip dengan LinkBoost pada chipset NVIDIA nForce 500/600.
Fitur AutoXpress dapat diaktifkan (di-enable) melalui BIOS. Pada BIOS terdapat tiga pilihan, yaitu ON, OFF, dan Custom. Jika memilih pilihan Custom, maka akan muncul tiga menu pilihan lagi, yaitu CPU, Xpress Route, dan MemBoost. Pada menu CPU terdapat pilihan ON dan OFF. Begitu pula di dalam menu Xpress Route, dan MemBoost, masing-masing disediakan ON dan OFF. Pilihan ON untuk aturan default-nya. Berikut ini disajikan tabel detail fitur AutoXpress.


d. Efisiensi energi (Energy efficiency)
Dengan meningkatnya jumlah fitur dan bertambahnya jalur PCI Express yang terkandung dalam sebuah chipset, mengakibatkan konsumsi energi yang diperlukan oleh chipset semakin meningkat. Kondisi ini mendorong para produsen berupaya memproduksi chipset-chipset yang hemat energi tanpa mengurangi performa yang dihasilkan oleh chipset tersebut. Dapat dikatakan berupaya memproduksi chipset yang memiliki performa tinggi dengan tingkat konsumsi energi yang rendah.
Serangkaian chipset seringkali diproduksi menggunakan teknologi manufaktur yang besar, yang mengakibatkan konsumsi energi chipset tersebut menjadi tinggi. Misalnya, chipset Intel X38 Northbridge (MCH), memiliki TDP 26,5 Watt, membutuhkan konsumsi energi maksimum 12,3 Watt saat dalam kondisi idle. Keadaan seperti ini mengakibatkan perlunya desain IHS (Integrated Heat Spreader) yang memadai yang dilekatkan di permukaan atas chip untuk membantu agar penyebaran panas berlangsung dengan baik. Bahkan beberapa perusahaan motherboard yang menggunakan chipset ini terpaksa memasangkan komponen pendingin untuk mengurangi panas yang ditimbulkan oleh chip tadi. Misalnya, perusahaan pembuat motherboard ASUS memasangkan blok water cooling pada permukaan atas heatsink chipset Intel X38 Northbridge. Blok water cooling tersebut merupakan bagian dari sistem heatpipe (sistem pendingin) pada motherboard.
Sebagai tanggapan terhadap kenyataan tersebut, perusahaan pembuat chipset mulai memproduksi seri chipset yang diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi yang lebih rendah, yaitu 65 nm untuk mendapatkan chipset dengan konsumsi energi yang rendah. Berbagai laporan menyebutkan bahwa chipset AMD 790FX Northbridge (RD790) memerlukan daya 3 Watt pada saat idle dan maksimum 10 Watt pada kondisi berbeban, sehingga secara nominal memerlukan konsumsi energi 8 Watt. Pada chipset AMD 790FX seringkali didapatkan hanya dipasangi heatsink pendingin pasif tunggal. Chipset AMD 790FX Northbridge bersama southbridge SB600, secara keseluruhan membutuhkan konsumsi energi hanya 15 Watt.
Integrated Graphics (IGP) northbridge milik AMD juga cukup menguntungkan, sebagian besar diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 55 nm dengan kandungan fitur teknologi ATI PowerPlay, sehingga mampu memberikan perubahan secara dinamis clock frequency core IGP sampai minimum menjadi 150 MHz. Chipset AMD 780G northbridge, mendukung directX 10, memerlukan konsumsi daya hanya 11,4 Watt pada kondisi beban penuh, dan 0,94 Watt pada kondisi idle. Konsumsi daya ini lebih rendah dibandingkan chipset Intel G35 northbridge yang memerlukan daya 28 Watt dan pada kondisi idle memerlukan daya maksimum 11 Watt.

e. ATI Hybrid Graphics
Teknologi ATI Hybrid Graphics adalah sekumpulan teknologi yang terdiri dari teknologi Hybrid CrossFire X, SurroundView, dan PowerXpress, yang diterapkan bersama pada beberapa seri chipset AMD. Diberitakan bahwa teknologi ini hanya dapat berjalan pada sistem Windows Vista. Beberapa laporan menyebutkan bahwa chipset 790GX IGP yang bernama sandi RS780D dapat menangani dual kartu grafis dan IGP sehingga membentuk setup (pasangan) CrossFire X. Teknologi ATI Hybrid Graphics diumumkan pada tanggal 23 Januari 2008. Kartu grafis seri Radeon HD3400 adalah contoh kartu grafis yang dapat digunakan untuk penerapan teknologi Hybrid Graphics.

Hybrid CrossFire/Hybrid CrossFire X
Hybrid CrossFire adalah teknologi yang membolehkan penggambungan IGP dengan GPU diskrit yang dioperasikan bersama untuk meningkatkan kemampuan misalnya dalam rendering gambar tiga dimensi. Chipset AMD790GX yang menyediakan dua slot fisik PCI-E x16 pada bandwidth x8, dapat digunakan untuk membentuk susunan Hybrid CrossFire, yang terdiri dari gabungan dua kartu grafis dengan IGP. Penggabungan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan rendering gambar tiga dimensi.
Performa yang dihasilkan oleh pasangan dua kartu grafis Radeon HD2400 dapat meningkat dengan besar peningkatan hingga 50% dibandingkan performa yang dihasilkan oleh sebuah kartu grafis Radeon HD2400 yang dipasang mandiri. Berikut ini disajikan tiga modus operasi Hybrid CrossFire.

Perlu diketahui bahwa hingga pertengahan tahun 2008, fitur Hybrid CrossFire hanya terdapat pada chipset AMD790GX dan chipset AMD 780G.

SurroundView
Teknologi SuroundView adalah teknologi multi-display, yaitu teknologi yang menyediakan sambungan atau koneksi dengan dua monitor atau lebih dari dua monitor. Teknologi ini tersedia pada chipset AMD 690G dan chipset AMD 780G IGP. Chipset AMD 780G mendukung koneksi dengan dua monitor, namun dapat mendukung empat monitor bila menggunakan kartu grafis diskrit (kartu grafis yang terpisah satu dengan lainnya). Monitor ini dapat dikoneksikan melalu port output video, yaitu satu monitor dikoneksikan melalui LVDS, satu lagi melalui port D-Sub, lainnya melalui port HDMI atau DVI-D.

PowerXpress
Teknologi PowerXpress adalah teknologi yang menyediakan fasilitas pemindahan operasi yang semula menggunakan integrated graphics (IGP) dipindahkan ke kartu grafis diskrit pada notebook ketika notebook dioperasikan menggunakan power AC tanpa melakukan reboot. Sebaliknya, pemindahan operasi dari kartu grafis diskrit ke IGP, yang semula menggunakan power AC ke power DC (batere), juga dapat dilakukan tanpa melakukan reboot.
Penggunaan atau pemindahan ke kartu grafis diskrit biasanya dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan performa dan kemampuan rendering gambar tiga dimensi (3D), agar lebih baik. Penggunaan atau pemindahan ke IGP dengan menggunakan power DC biasanya bertujuan untuk meningkatkan daya tahan batere, atau agar batere dapat bertahan dan mampu menyokong energi (power) dalam waktu yang lebih lama.
Fitur PowerXpress misalnya terdapat pada chipset AMD M780G yang merupakan chipset versi mobile.

f. Teknologi akselerasi I/O (I/O acceleration technologies)
Seluruh chipset (northbridge) yang dipasangkan dengan salah satu dari southbridge SB700, SB710, atau SB750 akan dapat mendukung dua I/O acceleration technologies.

g. Hybrid Drives
Chipset southbridge umumnya juga menyediakan dukungan penggunaan hybrid drives melalui SATA, atau dukungan port ATA.

h. HyperFlash
HyperFlash, pada dasarnya adalah modul NAND flash pada sebuah card. HyperFlash merupakan sebuah device yang dikoneksikan ke saluran IDE/ATA 66,100, 133, untuk meningkatkan performa (kecepatan) melalui kemampuan Windows ReadyBoost dan Windows ReadyDrive.
Modul HyperFlash terdiri dari dua bagian, yaitu:
o Bagian pertama adalah kartu memori HyperFlash (HyperFlash memory card). Chip memori terdapat pada PCB berukuran kecil, berdiameter 23,88 mm, tetapi berbentuk persegi, dengan model koneksi yang serupa dengan modul SO-DIMM.
o Bagian kedua adalah pengendali flash (flash controller) pada konektor ATA pengunci yang mirip dengan pengunci pada soket SO-DIMM..
Kartu memori HyperFlash diselipkan ke flash controler, kemudian langsung diisikan pada konektor ATA di motherboard. Chip memori pada kartu memori HyperFlash bekerja dengan frekuensi 83 MHz, bandwidth 108 MB/s pada lebar bus 16 bit.
Terdapat tiga varian modul HyperFlash, masing-masing berkapasitas 512 MB, 1 GB, dan 2 GB.

j. Integrated graphics
Sebagian chipset seri AMD 700 dilengkapi fitur IGP (Grafik onboard). Chipset-chipset yang dilengkapi fitur IGP antara lain keluarga chipset 780, keluarga chipset 740 dan chipset 790GX. IGP northbridge tersebut memiliki pin yang kompatibel satu dengan lainnya. Fitur-fitur IGP untuk masing-masing chipset dapat dilihat pada Tabel Fitur IGP (Tabel 144).

k. Remote IT
Teknologi Remote IT diberitakan dirilis pada akhir tahun 2007 atau awal 2008. Teknologi Remote IT sebenarnya ditujukan untuk enterprise platform. Platform ini terdiri atas chipset AMD 780V northbridge dengan southbridge SB700, dan chip dari Broadcom, Realtek dan Marvell.

Agustus 19, 2008 - Posted by | AMD | , , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. Bagus infonya…

    Komentar oleh Arya | April 19, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: