Gpinkom Weblog

Forum Insan Komputer

Perkembangan prosesor Itanium 2

Kalau diperhatikan dengan seksama data/fitur prosesor Itanium dan Itanium 2 yang telah dibahas terdahulu, tampak terdapat perkembangan atau kemajuan teknologi, baik dalam teknik fabrikasi (teknologi manufaktur) peningkatan kapasitas Cache memory, FSB maupun frekuensi prosesor.

a.Perkembangan teknik fabrikasi
Semula prosesor Itanium dan Itanium 2 diproduksi menggunakan teknik fabrikasi 180 nm. Pada perkembangan selanjutnya, prosesor Itanium 2 diproduksi menggunakan tenik fabrikasi yang lebih kecil, yaitu 130 nm (prosesor Madison, Deerfield, Hondo dan Madison 9 M) dan 90 nm (Montecito). Seperti halnya prosesor Desktop dan mobile, ukuran sub komponen transistor yang terkandung dalam chip silikon sebuah prosesor, semakin diperkecil, sehingga dalam satuan luasan (volume) yang sama, kandungan transistor dalam sebuah prosesor semakin banyak. Sebagaimana diketahui, untuk meningkatkan kinerja sebuah prosesor diperlukan peningkatan jumlah transistor dalam chip prosesor. Dengan demikian, semakin banyak kandungan transistor dalam chip silikon prosesor, semakin meningkat kinerja prosesor.
Itanium 2 Montecito diproduksi menggunakan teknik fabrikasi 90 nm. Prosesor ini dikenal memiliki kinerja yang lebih bagus dari pada prosesor Itanium 2 pendahulunya dan lebih hemat terhadap penggunaan energi listrik.

b.Perkembangan frekuensi prosesor
Frekuensi (clock speed) prosesor Itanium yang telah diproduksi berkisar 733 MHz hingga 900 MHz. Sedangkan untuk Itanium 2 sampai dengan bulan Juli 2006 berkisar 900 MHz hingga 1670 MHz. Prosesor ini tertinggal jauh dalam hal kemajuan clock speed dibandingkan Intel Xeon (versi high end-nya) yang pada saat itu clock speednya sudah mencapai 3000 MHz, yaitu Intel Xeon Woocrest. Namun, hal ini tidak bisa dibandingkan begitu saja, karena Intel Xeon memang sangat berbeda dengan Itanium. Pembandingan demikian ini bukan pembandingan yang setara. Hanya saja, yang perlu diperhatikan disini adalah kemajuan di bidang clock speed-nya saja tanpa memperhatikan yang lain.
c.Perkembangan FSB (Front Side Bus)
Pada awalnya, prosesor Itanium dibangun dengan FSB 266 MHz (Itanium bernama sandi Merced). Sejak dirilisnya Itanium 2, besar FSB ini ditingkatkan menjadi 400 MHz, kemudian meningkat lagi menjadi 533 MHz, bahkan sebagian varian prosesor Itanium 2 diproduksi dengan FSB 667 MHz (prosesor Itanium 2, Madison 9 M). Sampai dengan bulan Juli 2006 belum ada prosesor Itanium 2 yang dibangun dengan FSB melebihi 667 MHz.
Pada awalnya, bus Itanium 2 disebut dengan nama bus McKinley, namun sekarang ini dikenal dengan nama Scalability Port (penulis tidak tahu nama terjemahan dalam bahasa Indonesia). Kecepatan bus dalam men-transfer data terus meningkat sejalan dengan kemajuan atau perkembangan prosesor Itanium 2 yang diproduksi. Bus prosesor Itanium 2 mampu men-transfer 2 x 128 bit per clock cycle (256 bit atau setara 32 byte per clock cycle). Dengan demikian, untuk bus prosesor Madison 400 MHz mampu mentransfer data sebanyak 12,8 GB per detik dengan perhitungan:

Besar bus adalah 400 MHz = 400.000.000 Herz
Kemampuan transfer per Herz adalah 32 byte
Jadi, kemampuan transfer untuk bus 400 MHz adalah 400.000.000 x 32 byte
= 12.800.000.000 byte
= 12,8 GB

Sedangkan untuk bus prosesor Montecito 533 MHz mampu mentransfer data sebanyak 17,056 GB per detik dengan perhitungan:

Besar bus adalah 533 MHz = 533.000.000 Herz
Kemampuan transfer per Herz adalah 32 byte
Jadi, kemampuan transfer untuk bus 533 MHz adalah 533.000.000 x 32 byte
= 17.056.000.000 byte
= 17,056 GB

d.Perkembangan Cache Memory
Dalam hal Cache Memory, prosesor Itanium ini berbeda dengan prosesor produk Intel lainnya. Seluruh prosesor Itanium dan Itanium 2 dilengkapi L3 Cache, bahkan ada yang dilengkapi L4 Cache (prosesor Itanium 2 Hondo). Sedangkan pada prosesor produk Intel lainnya seperti versi desktop maupun mobile ataupun versi server (Intel Xeon), hanya sebagian kecil yang dilengkapi L3 Cache dan tidak ada yang memiliki L4 Cache.
Sejak tahun 2002 hingga 2006, prosesor Itanium 2 mempunyai L1 Cache sebesar 32 KB yang terdiri dari 16 KB untuk cache Instruksi dan 16 KB untuk cache data. Itanium 2 Merced McKinley, Madison, Deerfield, Hondo, Fanwood dan Madiso 9 M, memiliki L2 Cache sebesar 256 KB yang dipakai bersama-sama untuk cache instruksi dan cache data. Sedangkan Itanium 2 Montecito (dual core) memiliki L2 Cache 256 KB +1024 KB per core. Besar L3 Cache prosesor Itanium 2 bervariasi, mulai 1,5 MB hingga 12 MB untuk setiap core-nya
Perkembangan kapasitas L3 Cache yang terus meningkat membuat performa dan kinerja prosesor Itanium 2 tampak jauh lebih bagus dari pendahulunya.

Agustus 25, 2008 - Posted by | Intel |

2 Komentar »

  1. Maaf gan ane masih bingung kecepatan prosesornya yang mana ?

    Komentar oleh Arthur | November 2, 2016 | Balas

    • frekuensinya bro

      Komentar oleh yunior | November 5, 2016 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: