Gpinkom Weblog

Forum Insan Komputer

MIKROPROSESOR INTEL ATOM

logo intel atom

logo intel atom

Intel Atom adalah nama salah satu jenis mikroprosesor golongan x86 dan x86-64 buatan Intel Corporation. Mikroprosesor ini secara fisik berukuran sangat kecil, bahkan di-klaim sebagai mikroprosesor yang memiliki ukuran terkecil pada tahun 2008. Dapat dikatakan bahwa pada tahun tersebut, Intel Atom merupakan hasil revolusi perusahaan Intel dalam manufaktur mikroprosesor. Tidak hanya sekedar dimensi fisiknya yang kecil, transistor yang terintegrasi di dalam prosesornya pun juga berukuran sangat kecil. Konsumsi dayanya sangat rendah sehingga dikenal sebagai prosesor yang hemat daya/hemat energi. Ukuran luas core mikroprosesor ini, hingga April 2009, berkisar 25 mm2 sampai 51, 92 mm2 bergantung jenis atau model mikroprosesornya. Setiap mikroprosesor dapat mengandung 47 juta transistor atau lebih. Dalam operasionalnya, ada yang memerlukan daya hanya 8 Watt, 4 Watt, 2,5 Watt dan bahkan lebih kecil dari satu Watt, yaitu 160 mili Watt (0,16 Watt). Kebutuhan daya sebesar ini memang jauh lebih rendah dibandingkan mikroperosesor lain buatan Intel, misalnya golongan mikroprosesor mobile seperti Pentium M, Core Solo, Core duo, Core 2 Duo, Celeron yang juga dikenal hemat energi.. Mikroprosesor Intel Atom memang sangat cocok untuk komputer mobile atau komputer berukuran mini seperti UMPC/MIDs, Nettop dan Netbook, karena sangat hemat energi yang bermakna sangat hemat dalam penggunaan batterai, dan tidak begitu panas. Dengan demikian, notebook yang menggunakan mikroprosesor Intel Atom dapat dioperasikan dalam waktu yang lebih lama karena energi dalam batterai dapat bertahan lebih lama. Selain dikenal sebagai prosesor hemat energi (low power), Intel Atom juga dikenal sebagai prosesor yang murah harga atau biayanya (low cost).
Mikroprosesor Intel Atom diproduksi dengan tujuan utama sebagai perangkat yang digunakan untuk akses internet yang mudah dibawa kemana-mana (mobile internet devices)/ultra mobile PC, nettop, netbook dan telepon pintar (smart phones) dengan konsumsi daya yang rendah.
Mikroprosesor Intel Atom dirilis pertama kali pada bulan April 2008. Mikroprosesor tersebut diberi nama sandi (corenamed) Silverthorne yang diproduksi untuk perangkat UMPC (Ultra Mobile PC) atau MIDs (Mobile Internet Devices). Model atau nama prosesornya menggunakan kode Z, misalnya mikroprosesor Intel Atom Z500 dan Intel Atom Z510.
Kurang lebih dua bulan kemudian, Juni 2008, Intel merilis lagi mikroprosesor Intel Atom yang diberi nama sandi Diamondville yang diproduksi untuk perangkat netbook dan nettop. Netbook tersebut merupakan komputer versi notebook yang harganya murah (low-cost notebook), sedangkan nettopnya adalah komputer versi desktop berharga murah (low-cost desktop). Model atau nama mikroprosesor yang diproduksi untuk netbook diberi kode N, misalnya mikroprosesor Intel Atom N270. Contoh produk komputer (PC) yang menggunakan Intel Atom Diamondville sebagai prosesornya adalah:

daftar atom

Contoh produk komputer (PC) yang menggunakan Intel Atom Diamondville

Intel juga menyatakan bahwa mikroprosesor Silverthorn dan Diamondville dibuat menggunakan mikroarsitektur yang sama, yaitu mikroarsitektur Nehalem. Pernyataan ini secara resmi diumumkan oleh Intel pada musim semi tahun 2008 di Shanghai.
Baca lebih lanjut

Iklan

Mei 3, 2010 Posted by | artikel, Intel | , , , , , , , | 1 Komentar

Overclocking mikroprosesor Intel Core i7

Mikroarsitektur Nehalem merupakan platform desain baru yang memiliki banyak perbedaan dan perubahan-perubahan dari mikroarsitektur Inlel Core. Pelaksanaan overclocking terhadap prosesor berbasis mikroarsitektur Nehalem tentulah memerlukan pendekatan atau prosedur yang sedikit berbeda dari prosesor generasi sebelumnyayang masih berbasis pada mikroarsitektur Inlel Core.
Secara umum overclocking terhadap prosesor yang menggunakan sistem LGA775 dapat dilakukan dengan cara meningkatkan nilai frekuensi busnya. Namun, khusus untuk prosesor Extreme Edition, overclocking juga dapat dilakukan dengan cara meningkatkan nilai multiplier (pengali) frekuensi busnya, karena multiplier ini biasanya tidak dikunci oleh perusahaan pembuatnya (unlocked multiplier). Overclocking terhadap memori juga dapat dilakukan dengan cara meningkatkan nilai frekuensi memorinya. Overclocking terhadap prosesor dilakukan secara terpisah dengan overclocking terhadap memori. Hal ini dapat terjadi karena letak memory controller memang terpisah dari prosesor. Memory controller tersebut berada di dalam chipset northbridge. Itulah sebabnya overclocking keduanya dapat dilakukan secara independen (terpisah).
Teknik overclocking pada prosesor berbasis mikroarsitektur Nehalem, misalnya Intel Core i7 yang menggunakan platform LGA 1366, agak berbeda. Hal ini dikarenakan prosesor tersebut dilengkapi memory controller yang terintegrasi di dalamnya serta seri interface baru (QPI) yang terkoneksi ke chipset (IO Hub). Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa prosesor berbasis mikroarsitektur Nehalem tidak lagi menggunakan bus FSB. Salah satu kunci penting untuk pelaksanaan overclocking terletak pada clock dasar (BCLK) prosesor.
Sebenarnya overclocking mikroprosesor Intel Core i7 dapat dilakukan dengan cara menaikkan BCLK atau multipliernya atau paduan dari keduanya tergantung varian mikroprosesornya.
1.Overclocking mikroprosesor Intel Core i7 Bloomfield
Banyak sekali dilaporkan oleh para pemakai komputer yang menggunakan mikroprosesor Intel Core i7 Bloomfield bahwa prosesor ini dapat dioverclock. Berbagai ulasan mengenai hal ini banyak ditemukan pada media cetak maupun elektronik (internet). Bahkan sebagian dari mereka menduga bahwa multiplier prosesor tersebut tidak ‘dikunci’ (unlock multiplier). Padahal kenyataannya, multiplier prosesor ini benar-benar dikunci oleh Intel.
Walaupun multiplier frekuensi clock mikroprosesor Intel Core i7 920 Bloomfield dikunci, namun, multiplier memori dan northbridge yang terdapat di dalam mikroprosesor tidak dikunci (unlock multiplier). Dengan demikian, overclocking frekuensi mikroprosesor ini dengan cara mengubah nilai multiplier frekuensi clock prosesor, sangat tidak dimungkinkan. Namun, overclocking memori DDR3 dengan cara meningkatkan nilai multiplier memori sampai melebihi nilai standarnya sangat mungkin dilakukan tanpa meningkatkan nilai frekuensi BCLK-nya. Secara resmi telah ditetapkan bahwa spesifikasi standar memori yang kompatibel untuk Intel Core i7 adalah DDR3-800 dan DDR3-1067, namun kenyataannya, mikroprosesor ini mampu mendukung penggunaan memori DDR3 yang memiliki kecepatan lebih tinggi. Seorang pengguna komputer pernah menguji penggunaan memori DDR3-1333, DDR3-1600 dan DDR3-1867 pada unit komputer Intel Core i7 920 Bloomfield, hasilnya menunjukkan sistem komputer tetap mampu berjalan stabil.
Overclocking pada mikroprosesor Intel Core i7 920 dan 940 hanya dapat dilakukan dengan satu cara, yaitu meningkatkan nilai clock dasarnya (BCLK) menjadi lebih besar dari 133 MHz. Patut dicatat bahwa meningkatnya nilai BCLK tersebut secara otomatis akan meningkatkan frekuensi core, memori, dan QPI hingga di atas nilai normalnya. Overclocking bagian core dengan cara meningkatkan nilai multipliernya tidak mungkin dilakukan karena multiplier tersebut dikunci oleh produsennya.
Overclocking pada mikroprosesor Intel Core i7 920 dengan menggunakan motherboard Intel DX58SO Smackover pernah dicoba. Hasil overclocking yang stabil diperoleh pada kisaran nilai overclock 3,5 GHz hingga 4,0 GHz.
Baca lebih lanjut

Mei 16, 2009 Posted by | artikel, Intel | , , , , , | 7 Komentar

Motherboard untuk mikroprosesor Intel Core i7

Di pasaran telah banyak beredar motherboard berbagai merk yang diproduksi untuk pasangan mikroprosesor Intel Core i7. Sebagai contoh, berikut ini disajikan dua jenis (merk) motherboard yang kompatibel dengan mikroprosesor Intel Core i7, yaitu motherboard Intel Extreme DX58SO dan motherboard ASUS P6T Deluxe.

1. Motherboard Intel Extreme DX58SO

Mikroprosesor Intel core i7 920 dan 940 Bloomfield serta Intel core i7 965 Extreme Edition Bloomfield XE adalah contoh prosesor pertama yang menggunakan arsitektur QuickPath. Sejak ketiga mikroprosesor tersebut dirilis ke pasaran, banyak pabrik-pabrik yang mulai menawarkan produk motherboard yang kompatibel dengan ketiga prosesor tadi. Motherboard-motherboard tersebut menggunakan chipset X58 dan memori triple channel DDR3.

Intel juga memproduksi motherboard yang kompatibel untuk mikroprosesor Core i7 920 Bloomfield, Core i7 940 Bloomfield maupun Core i7 965 Extreme Edition Bloomfield XE. Motherboard tersebut bernama Intel DX58SO dengan nama sandi Smackover. Motherboard ini menggunakan chipset Intel X58 Express yang dipasangkan dengan chip southbridge ICH10R. Chip southbridge ICH banyak menyediakan dukungan terhadap berbagai device seperti misalnya video dan audio. Seluruh bus dan komponen yang terpasang, beroperasi menggunakan clock dasar 133,33 MHz.

Pada gambar tersebut terlihat bahwa motherboard Intel DX58SO Smackover tidak dilengkapi port untuk Floppy maupun port untuk IDE. Pada motherboard ini tidak mungkin dipasangkan peralatan (device) untuk floppy maupun IDE. Untuk memasangkan kedua peralatan tadi diperlukan tambahan controller atau convertor. Selain itu, juga tidak terdapat port untuk PS/2 yang biasanya untuk keyboard dan mouse. Motherboard ini tampaknya sengaja didesain untuk menggunakan peralatan-peralatan baru dan meninggalkan peralatan-peralatan lama.
Baca lebih lanjut

Mei 12, 2009 Posted by | artikel, Intel | , , , , , , | 17 Komentar